Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 07:09 WIB

Atasi Banjir Jakarta

Sodetan Ciliwung ke Kanal Banjir Timur Dibangun

Oleh : Karel S Ratulangi | Minggu, 20 Januari 2013 | 15:31 WIB
Sodetan Ciliwung ke Kanal Banjir Timur Dibangun
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto - inilah.com/Dewa Putu Sumerta
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, sodetan kali Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur akan mengurangi banjir yang signifikan di Jakarta.

Kementerian PU dan Pemprov DKI akan bekerjasama untuk membuat sodetan Kali Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur. Konsep dari sodetan ini adalah kali-kali yang datang dari luar dipotong agar masuk ke Kanal Banjir Timur.

"Konsepnya adalah kali-kali yang datang dari luar kita potong supaya masuk ke Kanal Banjir Timur. Secara skematis akan ada pembagian tugas nantinya antara pemerintah pusat (PU) dengan Pemprov DKI," ujarnya di GOR, Otista, Jakarta Timur (20/1/2013).

Seperti diketahui, saat ini pada saat banjir kondisi Kanal Banjir Timur kosong dan bisa dimanfaatkan dengan mengalihkan aliran Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur untuk menampung air dan mengurangi dampak banjir yang signifikan di Jakarta.

Untuk itu pengerjaan proyek ini akan dioptimalkan agar bisa benar-benar bermanfaat untuk mengurangi banjir yang sudah merendam sebagian besar wilayah Jakarta, bahkan di jalan- jalan protokol.

Djoko menambahkan, program yang rencananya dilakukan pada April tahun ini dan memakan waktu dua tahun, dalam pelaksanannya agar tidak membutuhkan pembebasan tanah, maka pipa akan ditempatkan dibawah ruas jalan.

Jalan-jalan yang akan dilewati pipa yaitu Jl. Sensus, Otista, dan Cawang, Jakarta Timur, lalu masuk ke Kanal Banjir Timur. Selain itu dalam pembangunannya nanti akan ada gangguan lalu lintas yang luar biasa.

Untuk itu akan dicarikan teknologi yang cocok dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar ruas jalan tetap bisa dilewati pengguna jalan.

"Kami sedang mencari teknologi yang paling pas supaya tetap bisa dilewati pengguna jalan. Namun, gangguan pasti besar, maka saat ini paling tidak ada koordinasi sehingga nanti ada pengalihan jalan," tandasnya. [yeh]

Komentar

Embed Widget
x