Find and Follow Us

Rabu, 20 November 2019 | 17:24 WIB

Polri Belum Pelajari Aturan Baru Soal SDM di KPK

Oleh : Laela Zahra | Selasa, 11 Desember 2012 | 21:30 WIB
Polri Belum Pelajari Aturan Baru Soal SDM di KPK
Kabareskrim Polri Komjen Sutarman - inilah.com/Agus Priatna
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Polri menanggapi dingin penetapan Peraturan Pemerintah (PP) No 103/2012 tentang perubahan atas PP No 63/2005 tentang Sistem Managemen sumber daya manusia (SDM) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kabareskrim Polri Komjen Sutarman enggan berkomentar soal penetapan PP tersebut, alasannya belum menerima dan membaca secara utuh PP tersebut. "Saya belum baca PP seperti apa, belum bisa komentar. Nanti kita download sama-sama," ujar Sutarman santai, di Jakarta, Selasa (11/12/2012).

Sutarman menegaskan PP tersebut tidak mengganggu ataupun merugikan Polri dari segi penugasan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri di KPK. Tindakan Polri selama ini menarik penyidiknya dari KPK bukan tanpa alasan.

"Saya tegaskan Polri tidak pernah menarik penyidiknya dari KPK, tapi penyidik yang sudah habis masa berlakunya, tentu harus kembali ke Polri," tegas jenderal bintang tiga ini.

Meski begitu Sutarman mengakui dalam perumusan PP tersebut Polri turut dilibatkan. "PP ini urusannya Divisi Hukum Polri, saya ini pengguna peraturan, saya belum baca," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengesahkan PP No 103/2012 tentang perubahan atas PP No 63/2005 tentang Sistem Managemen SDM KPK. PP ini ditandatangani Presiden pada 10 Desember 2012. [tjs]

Komentar

x