Find and Follow Us

Minggu, 26 Januari 2020 | 21:39 WIB

Kejagung Gagal Periksa Bupati Kolaka

Oleh : Reni Sundayani | Selasa, 11 Desember 2012 | 21:02 WIB
Kejagung Gagal Periksa Bupati Kolaka
Bupati Kolaka Buhari Matta - liputan-kota.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Bupati Kolaka Buhari Matta mangkir dari pemanggilan penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung. Ia kini berstatus tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli nikel kadar rendah antara Pemkab kolaka dengan PT Kolaka Mining Internasional (PT KMI).

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi mengungkapkan Buhari sedianya diperiksa penyidik Selasa (11/12/2012). "Hingga pukul 14.00WIB, Buhari belum hadir memenuhi panggilan tim penyidik," kata Untung.
Tim penyidik, lanjut Untung kemudian akan menjadwalkan kembali pemeriksaan Buhari. Meski demikian belum pasti kapan Buhari yang telah ditetapkan sebagai tersangka pada Juli 2011 silam akan dipanggil kembali.

Buhari dianggap telah memenuhi unsur merugikan keuangan negara karena telah menjual nikel kadar rendah tanpa melakukan penilaian harga terlebih dahulu seharga US$10 per MT.

Nikel Kadar Rendah sebanyak 222 ribu WMT milik Pemkab Kolaka tersebut oleh Buhari Matta telah dijual kepada PT Kolaka Mining International dengan harga US$D10 per MT. Kemudian Nikel tersebut oleh PT KMI dijual kembali kebeberapa perusahaan di China dengan kisaran harga US$37 sampai dengan US$60.
Namun, PT KMI melaporkan kepada Pemkab Kolaka, Nikel tersebut dijual ke China dengan kisaran harga US$25 hingga US$33, yang jelas-jelas merugikan keuangan daerah Pemkab Kolaka sebesar Rp29,957 miliar. [tjs]

Komentar

x