Find and Follow Us

Selasa, 12 November 2019 | 23:18 WIB

Yusril Heran KPK Malah Kembalikan Century ke DPR

Oleh : Halimah Sadiyah | Selasa, 20 November 2012 | 21:00 WIB
Yusril Heran KPK Malah Kembalikan Century ke DPR
Mantan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra - inilah.com/Ardhy Fernando
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Mantan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra, menyayangkan sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang malah melempar balik kasus skandal Century yang telah menjadi kewajibannya ke DPR.

Menurut pakar hukum tata negara itu, sikap KPK seperti hal tersebut justru akan menimbulkan kontroversi. "DPR sudah rekomendasikan ke KPK agar menyidik century. Sekarang, KPK malah lempar lagi ke DPR yang justru akan timbulkan kontroversi politik lagi," tulisnya di Twitter, Selasa (20/11/12).

Yusril juga menegaskan, dalam Pasal 6 UUD 1945 telah dijelaskan apabila DPR berpendapat bahwa presiden atau wakil presiden melakukan korupsi, maka impeachment terjadi. Barulah pendapat DPR tersebut dibawa ke MK. Mantan Menteri Hukum dan HAM ini juga menyatakan dirinya akan menunggu sikap DPR terkait pernyataan Samad.

Sebelumnya, Ketua KPK, Abraham Samad mengatakan lembaganya tidak berhak melakukan penyidikan pada Boediono terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus Century. Alasannya, dalam hukum konstitusi, jika presiden atau wakil presiden melakukan tindak pidana, maka penyelidikan dilakukan oleh DPR. Setelah dilakukan penyelidikan hasilnya akan disidangkan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Jika dinyatakan bersalah, maka MK akan mengembalikan ke DPR untuk menggunakan hak impeacment.

"KPK tidak mempunyai kewenangan secara hukum dalam melakukan penyelidikan. Saya perlu jelaskan dalam teori konstitusi, dan pakar konstitusi ada warga negara yang istimewa kalau melakukan pidana yang akan melakukan penyelidikan adalah DPR," ujar Ketua KPK, Abraham Samad. [tjs]

Komentar

x