Find and Follow Us

Kamis, 23 Januari 2020 | 09:05 WIB

Golkar Tegaskan Belum Pikirkan Pendamping Ical

Jumat, 16 November 2012 | 22:09 WIB
Golkar Tegaskan Belum Pikirkan Pendamping Ical
Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tandjung - inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Purwokerto - Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar hingga saat ini belum memikirkan sosok yang akan dijadikan sebagai calon wakil presiden (cawapres) guna mendampingi Aburizal Bakrie dalam Pemilihan Presiden 2014.

"Kalau mengenai wakil presiden, belum. Karena kami pertama-tama ingin melakukan langkah-langkah organisasi ke depan untuk lebih membuat keyakinan tentang kemungkinan kami meraih kemenangan, pertama tentu kemenangan di legislatif, baru kemudian kedua kemenangan di pilpres (pemilihan presiden)," kata Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tandjung di Purwokerto, Jateng, Jumat (16/11/2012).

Akbar Tandjung mengatakan hal itu usai menghadiri Konsolidasi DPD Partai Golkar Kabupaten Banyumas Menyongsong Pilkada Banyumas 2013.

Dalam meraih kemenangan di pilpres, kata dia, Partai Golkar tentu harus mempersiapkan wakil presiden yang dianggap bisa memperkuat elektabilitas calon presiden dari partai berlambang pohon beringin ini.

"Siapa itu, ya tentu pada waktunya dan itu juga amat tergantung kepada calon presidennya sendiri. Yang dia lihat cocok dengan dia, bisa saling memperkuat, memiliki komitmen yang sama, bilamana terpilih mereka akan betul-betul membangun atau menggunakan peluang untuk memimpin itu sebesar-besarnya bagi pembangunan bangsa dan negara," katanya.

Menurut dia, sosok yang akan dijadikan sebagai cawapres bisa dari luar internal Partai Golkar. Dalam hal ini, dia mengaku lebih cenderung sosok itu berasal dari luar internal Partai Golkar.

"Dari luar itu bisa dari kalangan politisi, bisa juga dari latar belakang militer, kemudian bisa juga dari latar belakang orang yang sukses di dalam pemerintahan, birokrasi, bisa juga dari orang yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan yang dikenal secara luas, dan bisa juga dari kalangan intelektual," katanya.

Kendati demikian, dia mengatakan, terlalu dini untuk menyebutkan orang-orang itu. "Tentu di tangan saudara Aburizal pun saya yakin sudah ada beberapa nama. Tentu pada waktunya akan disampaikan kepada publik," katanya. [ant/mvi]

Komentar

x