Find and Follow Us

Minggu, 19 Januari 2020 | 15:39 WIB

Presiden Diminta Pecat Menpora

Oleh : Agus Rahmat | Jumat, 26 Oktober 2012 | 19:06 WIB
Presiden Diminta Pecat Menpora
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta untuk memecat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng. Hal ini terkait dugaan keterlibatan Menpora dalam dugaan korupsi proyek Sekolah Olahraga Nasional (SON) bukit Hambalang Bogor.

"Presiden jangan setengah hati dalam menuntaskan kasus korupsi. Bila ada menteri di kabinet yang terduga korupsi, Presiden seharusnya bertindak tegas kepada bawahannya, dengan mengambil langkah konkret menonaktifkan pejabat terkait," desak Melkior Wara Mas, Presidium Gerakan kemasyarakatan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa katolik Republik Indonesia (PMKRI), Jumat (26/10/2012).

Dia mengatakan, penonaktifan pejabat Menteri bukan karena agenda politik, tetapi dukungan untuk melancarkan, memudahkan, penyelesaian kasus korupsi. Penegakan hukum jangan setengah hati, Presiden harus hadir dan bersikap terhadap semua kasus-kasus korupsi.

"Sehingga KPK dan aparat hukum lebih fokus pada penegakan hukum, dan tidak dikaitkan dengan agenda politik. Bila Presiden memecat Menteri yang terduga korupsi, merupakan langkah yang tepat mengurangai pandangan bahwa Presdien melindungi koruptor. Yang nota benenya adalah anak buahnya," jelasnya.

Indikasi keterlibatan Menpora Andi Mallarangeng, menggambarkan bahwa korupsi sudah terjadi sampai pada tingkat pemuda dan mahasiswa. Baginya, Kemenpora sudah bukan menjadi rumah pemuda dan mahasiswa, melainkan rumah para koruptor.

"Oleh karena itu, lebih baik Andi Mallarangeng berinisiatif mundur dari jabatan Menteri. Menpora seharusnya memberikan contoh positif bagi pemuda dan mahasiswa. Contoh bukan dengan korupsi. Lebih baik mundur," tegas dia.

Nama Menpora disebut-sebut terlibat dalam proyek yang mencapai triliunan Rupiah. Namun, dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), nama Menpora tidak ada. [mvi]

Komentar

x