Find and Follow Us

Minggu, 19 Januari 2020 | 14:30 WIB

Lagi, Lokasi Candi Situs Penatih Ditemukan

Oleh : Dewa Putu Sumerta | Kamis, 25 Oktober 2012 | 00:30 WIB
Lagi, Lokasi Candi Situs Penatih Ditemukan
ist
facebook twitter

INILAH.COM, Denpasar - Tim arkeolog dari Badan Arkeologi Denpasar kembali menemukan lokasi baru yang terdapat batu padas yang serupa dengan temuan sebelumnya.

Lokasi baru itu masih berada di kompleks Pasraman (pesantren umat Hindu) Ida Rsi Bhujangga Wisnawa Ganda Kusuma, di Jalan Trengguli, gang IV D, Denpasar, Bali setelah melakukan penggalian selama beberapa hari terakhir.

Menurut Wayan Suantika selaku Ketua Tim Peneliti Situs Penatih dari Badan Arkeologi Denpasar, lokasi baru penemuan batu padas sisa peninggalan candi ini berada di sisi utara pasraman. Dengan adanya temuan baru ini berarti radius temuan candi ini mencapai 57 meter. "Ada bagian yang terputus. Karena itu, kami masih meneliti apakah temuan-temuan ini adalah satu kesatuan atau tidak," ungkap Suantika, di Denpasar, Rabu (24/10/2012).

Suantika mengaku, selain penemuan batu padas, tim arkeolog juga menemukan struktur batu di lokasi penggalian yang berada di sisi selatan pasraman. Keberadaan struktur batu pada candi adalah bagian dari kolam. Sementara batu padas berbentuk balok dengan dimensi 40 x 40 sentimeter itu diperkirakan adalah peninggalan dari lantai candi.

Suantika menegaskan bahwa tim arkeolog baru menemukan bagian kaki candi berupa lantai. Sementara bagian badan dan kepala atau atap candi belum satupun ditemukan. Suantika menyampaikan berdasarkan keterangan sejumlah masyarakat setempat, sekitar tahun 1940-an di lokasi ini pernah terjadi aktivitas pengambilan batu padas untuk pembangunan Dam Buagan dan Bandara Ngurah Rai.

Sementara itu, Kepala Balai Arkeologi Denpasar yang mewilayahi Bali, NTT dan NTB, Made Geria, menyampaikan tidak ditemukannya atap candi akibat pada jaman sebelum kemerdekaan dahulu terjadi pengambilan besar-besaran. "Daerah ini dulu dikenal dengan sebutan daerah tegeh (tinggi) dan memang terjadi pengambilan batu padas di lokasi ini," tegas Geria.

Geria menduga atap dan badan candi sudah lenyap dijarah. Sementara, sampai saat ini tim peneliti masih menyelidiki apakah temuan baru ini merupakan satu kesatuan dengan temuan sebelumnya.[dit]

Komentar

x