Find and Follow Us

Selasa, 12 November 2019 | 05:03 WIB

Ditolak MK, Pendukung Cabup Bacok Pendukung Lawan

Oleh : Sumitro | Jumat, 19 Oktober 2012 | 00:06 WIB
Ditolak MK, Pendukung Cabup Bacok Pendukung Lawan
ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara, di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jl Medan Merdeka Barat, Kamis (18/10/2012) berujung ricuh.

Salah satu pendukung calon kepala daerah melakukan aksi nekat beberapa saat setelah mahkamah menyatakan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya. Pelaku yang diketahui bernama Antonius membacok pendukung lawannya hingga mengalami luka dibagian wajah dengan menggunakan senjata tajam.

Kapolsek Gambir, AKBP Tatan Dirsan, membenarkan adanya aksi tersebut. Saat ini pelaku yang langsung ditangkap itu, tengah menjalani pemeriksaan.

"Korban mengalami luka di pelipisnya akibat dibacok. Belum tahu apa itu pakai kaca atau samurai. Nama korban belum diketahui," katanya di Gedung MK.

Selain menahan pelaku, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa samurai yang diduga digunakan pelaku. Atas kejadian itu, Antonius akan dikenakan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan atau Pasal 51 Undang-Undang Darurat mengenai kepemilikan senjata tajam.

MK sendiri diketahui menolak permohonan PHPU Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Halteng, Maluku Utara yang diajukan oleh pasangan Edi Langkara - Yuslan Idris (Edi - Yus). Selain menolak permohonan pemohon, mahkamah juga menolak eksepsi pihak termohon dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum Kab Halteng, dan eksepsi pasangan Al Yasin Ali - Soksi Ahmad (Acim-Soksi) selaku pihak terkait. [ton]

Komentar

x