Find and Follow Us

Senin, 20 Januari 2020 | 10:15 WIB

Hotel Berbintang Di Kuta Belum Terapkan Perda KTR

Oleh : Dewa Putu Sumerta | Rabu, 26 September 2012 | 02:15 WIB
Hotel Berbintang Di Kuta Belum Terapkan Perda KTR
Ilustrasi - inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Kuta - Dalam sidak yang digelar tim Satpol PP yang melibatkan unsur SKPD di Pemprov Bali, di sejumlah hotel berbintang di Kuta Bali, Selasa (25/9/2012) diketahui di kampung turis Kuta sebagian besar managemen hotel belum melaksanakan Peraturan Daerah Nomor 10 tahun 2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Tim gabungan yang hendak sidak kali ini bergerak menyasar beberapa hotel-hotel berbintang seperti Hardrock Hotel, Mercure, Bounty, Harris, Legian Paradiso, Holiday Inn, Bali Rani, Kartika Plaza, Kuta Paraiso, dan Bali Dynasti. Menurut Kepala Seksi Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi bali Ayu Rai Andayani yang memantau jalannya sidak menyatakan sebagian besar hotel berbintang di wilayah Kuta tidak melaksanakan Perda KTR.

Pasalnya, dalam sidak itu petugas menemukan banyak asbak atau tempat rokok di areal lobi tertutup hotel. Selain itu, di lobi hotel juga tidak di temui ada larangan merokok berupa tanda stiker di larang merokok. Pengelola hotel berdalih, mereka tidak mengetahui jika lobi tertutup dan sekitarnya masuk dalam kawasan KTR. Karena tidak ada larangan itulah, petugas masih menemukan beberapa tamu hotel asyik merokok di ruangan lobi.

Biasanya yang merokok di kawasan KTR baik dari kalangan tamu asing dan domestik serta para guide yang mengantar tamunya. Menurut Ayu, sebagian besar mereka telah mengikuti sosialisasi penerapan Perda KTR dalam berbagai kesempatan. Dan kenyataannya, pihak hotel hingga kini seolah enggan memasang stiker atau larangan merokok di kawasan KTR, dengan berbagai alasan seperti tidak ada space atau tempat yang cukup hingga unsur estetika yang dinilai mengganggu.

Bahkan rata-rata di hotel masih menyediakan asbak rokok di lobi-lobi hotel, dan pengelola hotel juga masih menyediakan smooking area dekat lobi yang di nilai melanggar Perda KTR. Dalam sidak ini, petugas Satpol PP tidak langsung menindak pengelola hotel maupun orang yang merokok sembarangan.

"Kami hanya menyita asbak-asbak yang ada di lobi hotel sebagai barang bukti. Kami berikan pemahaman kepada pengelola atau karyawan tentang Perda KTR, agar ke depan mereka bisa melaksanakan di lingkungan masing-masing," jelas Ayu, Selasa (25/9/2012).

Disamping memberikan teguran kepada pengelola hotel, dalam sidak ini petugas gabungan juga memberikan pemahahan kepada para tamu termasuk guide asing agar mematuhi aturan di wilayah Bali yang telah mulai menerapkan Perda KTR.[dit]

Komentar

x