Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 20:28 WIB

Hotma Keberatan EMDE Dikaitkan Perkara Penipuan

Oleh : Renny Sundayani | Jumat, 14 September 2012 | 23:10 WIB
Hotma Keberatan EMDE Dikaitkan Perkara Penipuan
ilustrasi
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Advokat senior Hotma Sitompoel mengklarifikasi bahwa perkara dugaan penipuan investasi tambang batubara senilai Rp11 miliar antara Sudjono Barak Rimba dengan Charles Dulles Marpaung tidak ada hubungannya atau kaitannya dengan PT Megapolitan Developments Tbk, (EMDE).

"Mengenai status para pihak terkait perkara pidana saudara Charles Dulles Marpaung, bahwa Sudjono Barak Rimba adalah bertindak sebagai pribadi (korban) dan tidak mewakili atau tidak memiliki hubungan dengan EMDE," ucap Hotma dalam keterangannya kepada INILAH.COM, Jumat (14/9/2012).

Dia menjelaskan, kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan terkait bisnis pengurusan izin tambang Batubara dan tambang galena (timah hitam) di Kabupaten Padang Lawas Sumatera Utara itu terjadi sekitar tahun 2008, dan jauh sebelum PT EMDE melakukan go public.

Selain itu Hotma juga merasa keberatan atas pernyataan pengacara Charles Dulles Marpaung, Luhut Pangaribuan yang menyatakan bahwa Komposisi majelis hakim yang memimpin persidangan perkara yang didakwakan kepada kliennya Charles sama dengan komposisi Majelis Hakim dalam mengadili perkara perdata sebelumnya atas adanya gugatan perdata dari Charles Dulles Marpaung Kepada Sudjono Barak Rimba disebutkan bertentangan dengan Pasal 29 ayat (5) UU No. 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman. Dengan tegas hal itu dibantah oleh Hotma.

Menurutnya, penentuan komposisi Majelis Hakim dalam penanganan perkara pidana register No: 1290/Pid.B/2012/PN.Jkt.Sel pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, tidak bertentangan dengan UU No.4 tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman.

"Penunjukan komposisi Majelis Hakim perkara pidana tersebut kewenangan dari Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang telah sesuai dengan undang-undang yang berlaku," ucapnya.

Lanjut Hotma, dalam penanganan perkara pidana dengan nomor register mengenai adanya dugaan tindak pidana yang dilakukan Charles terkait bisnis pengurusan izin itu belu diperiksa dan diadili oleh komposisi Majelis Hakim yang saat ini ditunjuk untuk memeriksa perkara tersebut.

"Hal tersebut didasarkan bahwa perkara tersebut berbeda materinya karena merupakan materi perkara perdata. Dan perkara perdata tersebut pun diajukan gugatan oleh saudara Charles Dulles Marpaung secara pribadi sebagai penggugat terhadap saudara Sudjono Barak Rimba secara pribadi selaku tergugat," urainya.

"Sebagai catatan, baik perdata maupun perkara pidana tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan PT EMDE," sambung Hotma.

Selain itu, mengenai komposisi Majelis Hakim yang akan dilaporkan ke Komisi Yudisial (KY) oleh pihak Charles Dulles Marpaung dinilai sebagai bentuk intervensi terhadap independensi pengadilan sebagaimana diamanatkan juga dalam UU Kekuasaan Kehakiman.[jat]

Komentar

x