Find and Follow Us

Sabtu, 14 Desember 2019 | 17:52 WIB

Film Hina Islam, PPP Minta Umat Tak Anarkis

Oleh : Agus Rahmat | Jumat, 14 September 2012 | 21:13 WIB
Film Hina Islam, PPP Minta Umat Tak Anarkis
Ketua DPP PPP Arwani Thomafi - ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Kontroversi seputar film "Innocence of Muslims" yang dianggap menghina nabi Muhammad SAW, membuat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ikut bereaksi. Mereka meminta umat Islam di Indonesia tidak seperti di Libya yang bertindak anarkis hingga menewaskan Dubes AS untuk Libya J. Christopher Stevens dan tiga stafnya.

"Masyarakat muslim Indonesia diharap untuk tidak terprovokasi dalam merespons peredaran film tersebut dengan melakukan tindakan di luar koridor hukum. Kami yakin, muslim Indonesia yang dikenal moderat dapat menahan diri untuk tidak melakukan tindakan yang justru kontraproduktif bagi Islam di Indonesia," jelas Ketua DPP PPP Arwani Thomafi, Jumat (14/9/2012).

Menurut Arwani, seharusnya pemerintah bisa secepatnya merespon persoalan yang sangat sensitif ini. Agar, persoalan seperti yang terjadi di Libya tidak terjadi di Indonesia.

"Pemerintah dapat secara aktif untuk menekan pihak-pihak yang terkait dalam pemuatan dan peredaran film tersebut. Respons masyarakat muslim di berbagai dunia semestinya dapat direspons secara cepat oleh pemerintah RI, agar kejadian serupa tidak terjadi di tanah air," kata anggota Komisi V DPR ini.

Untuk itu, cara yang paling efektif adalah dengan memberdayakan Kemenkominfo. Tayangan yang beredar bisa ditutup oleh Kemenkominfo.

"Pemerintah RI dapat melakukan diplomasi terkait kontroversi film tersebut dengan pihak terkait, termasuk meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk segera memblokir peredaran film tersebut," katanya.

Komentar

x