Find and Follow Us

Sabtu, 14 Desember 2019 | 04:55 WIB

Hartati Murdaya Takut Meninggal di Rutan KPK

Oleh : Firman Qusnul Yakin | Jumat, 14 September 2012 | 19:26 WIB
Hartati Murdaya Takut Meninggal di Rutan KPK
Siti Hartati Murdaya - inilah.com/Agus Priatna
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Tersangka kasus penyuapan Bupati Buol, Siti Hartati Murdaya bersikukuh masih dalam keadaan sakit saat menjalani masa penahanan di Rutan KPK sejak Rabu (12/9/2012). Bahkan, Hartati mengaku sudah phobia jika nanti akan meninggal di dalam Rutan KPK.

Hal ini diungkapkan Big Bos PT Hardaya Inti Plantations (HIP) itu melalui kuasa hukumnya,Tumbur Simanjuntak. Dikatakan Tumbur, saat ini kondisi Hartati dalam rutan bertambah parah. Sakit kejang-kejang masih menjadi alasannya dan bahkan sudah pada tahap yang mengkhawatirkan.

"Tolong saya dibantu, jangan sampai mendadak mati di sini," kata Tumbur menirukan ucapan Hartati usai menjenguknya di rutan KPK, Jakarta, Jumat (14/9/12) petang.

Tumbur pun mengatakan, saat ini penyakitnya sudah merembet kepada organ tubuh lainnya. Bahkan, dia mengklaim saat ini sudah menjalar sampai jantung. "Jantungnya kan juga berpengaruh. Penyakitnya semua,"

Tumbur juga membantah bahwa penyakit yang diderita Hartati hanyalah stres biasa karena permasalahan yang sedang dihadapinya. Dia menegaskan, kondisi Hartati saat ini harus mendapatkan perawatan dari dokter yang spesialis dan bukan sekadar dokter umum yang ada di KPK.

"Bukan stres, sakit keram-keram. Kadang-kadang jantungnya tidak normal. Disini kan ada dokter umum kata dia. Kalau bisa harus diperiksa oleh dokter spesialis," tegasnya.

Sementara itu, ketika disingung mengenai surat diagnosis dari penyakit Hartati, Tumbur pun seakan akan langsung gelagapan. Dia pun tidak bisa menunjukan surat tersebut dan berdalih itu bukanlah urusannya. "Itu saya tidak tahu. Urusannya kan sama dokter. Saya mengurusi hukumnya," dalihnya. [mvi]

Komentar

x