Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 02:25 WIB

KPK: Seret Menteri Aktif Tak Perlu Lapor Presiden

Oleh : Firman Qusnul Yakin | Kamis, 6 September 2012 | 00:31 WIB
KPK: Seret Menteri Aktif Tak Perlu Lapor Presiden
Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo - inilah.com/Agus Priatna
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak memerlukan izin Presiden untuk menetapkan Menteri aktif menjadi tersangka.

Karena, Undang-Undang KPK tidak mewajibkan KPK 'lapor' Presiden jika ingin menjalankan tugas dan wewenangnya. Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo, Rabu (5/9/2012).

"Tidak ada satupun pasal yang menyebut jika KPK tangani kasus harus berkoordinasi dengan Presiden. Dan Presiden sudah menyatakan bahwa dia tidak memasuki urusan hukum," kata Johan.

Seperti diberitakan, sejumlah Menteri aktif masuk pantauan KPK. Mereka yang sedang dibidik KPK disebut-sebut terlibat kasus korupsi.

Bahkan, lembaga superbody itu menyatakan tidak takut menetapkan seorang Menteri aktif untuk menjadi tersangka kasus korupsi.

"Tunggu saja tanggal mainnya," kata Ketua KPK, Abraham Samad beberapa waktu lalu.

Abraham mengatakan pihaknya tak memandang seorang yang terlibat kasus korupsi berdasarkan pangkat, jabatan, maupun statusnya. Selama ada dua alat bukti yang membuktikan orang itu terlibat, maka KPK tak segan menindaknya.

"Siapapun, selama ada dua alat bukti," kata Abraham.

Untuk diketahui, ada beberapa nama Menteri aktif yang disebut-sebut terlibat dalam kasus korupsi. Bahkan, beberapa nama sudah disebut dalam sidang di Pengadilan Tipikor. [gus]

Komentar

x