Find and Follow Us

Minggu, 19 Januari 2020 | 01:47 WIB

JK Tidak Akan Lari dari Golkar

Oleh : Santi Andriani | Sabtu, 26 Mei 2012 | 17:10 WIB
JK Tidak Akan Lari dari Golkar
Jusuf Kalla - inilah.com/Wirasatria
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Konflik antara elit politik ditenggarai tengah mendera internal partai Golkar. Kesiapan dan dukungan agar Jusuf Kalla maju dalam bursa pencalonan presiden 2014 disebut-sebut menjadi pemicu gesekan dengan Ketua Umum Golkar, Abu Rizal Bakrie yang juga menyatakan siap mencapres.

Hal itu tidak dipungkiri politisi Golkar, Indra J Pilliang. Namun Ketua Litbang partai berlambang pohon beringin itu menegaskan, hal itu wajar terjadi di sebuah partai politik. Dia juga menegaskan JK, sambutan akrab buat Jusuf Kalla, tidak akan lari dari Golkar dalam urusan pencalonan Presiden 2014.

Pernyataan kesiapan JK mencalonkan diri, menurut Indra adalah hanya untuk memberikan motivasi kepada kader lain untuk mencalonkan diri menjadi presiden. Kesiapan itu pun harus selaras dengan dukungan dari rakyat, bukan dari partai lain.

"Dia memang mengatakan siap, menjadi presiden dengan dukungan rakyat bukan dukungan partai lain. Dia itu sebenarnya memiliki keinginan untuk melakukan proses yang baik. Karena dia percaya, kalau dia maju, itu justru membuat orang lain berfikir harus lebih dari dia untuk maju," jelas Indra usai diskusi di Cikini, Jakarta, Sabtu (26/5/2012).

Sedangkan dalam memutuskan sikapnya apakah berminat menjadi capres, JK, sambung Indra, tentu harus mempertimbangkan hal lainnya yang juga menurutnya penting. Yaitu seperti jabatan ketua PMI yang harus dilepaskannya jika memang dia ingin maju mencalonkan diri. "Dia tentu juga akan tetap ikut prosedur di Partai Golkar," ucapnya.

Indra menilai rasa kecintaan JK terhadap partai Golkar tak ternilai. Bahkan dia mengibaratkan jika kecintaan JK di partai Golkar seperti 'emas 24 karat'. Karenanya, jika memang JK benar-benar menerima tawaran dari partai lain tentu akan merugikan partai Golkar sendiri, sebab akan banyak kader Golkar yang ikut dengan JK. "JK itu Golkar 24 karat, jika itu terjadi apa yang dibangun Golkar akan hilang. Gerbong JK juga pasti akan ikut dengan JK," katanya.

Indra kembali menegaskan, Golkar sendiri hingga kini masih bulat mendukung Ical sebagai calon presiden 2014. Nantinya keputusan Ical, sapaan Aburizal Bakrie akan ditetapkan setelah rapat pimpinan nasional yang akan dilakukan pada 29-30 Juni di Bogor dan akan dideklarasikan pada 1 Juli 2012.

"Dan kalau sudah ditetapkan nanti akan dibentuk peraturan organisasi dan akan diberikan sanksi partai. Nanti dari situ akan diatur kalau ada suara berbeda, nanti akan masuk mahkamah partai dan hukuman akhirnya adalah pemecatan," tandasnya.[bay]

Komentar

x