Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Mei 2018 | 19:33 WIB
 

Demi Agenda Besar

KPK Disarankan Penuhi Permintaan Neneng

Oleh : Ajat M Fajar | Selasa, 8 Mei 2012 | 22:03 WIB
KPK Disarankan Penuhi Permintaan Neneng
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan Ahmad Basarah menyarankan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menuruti permintaan Muhammad Nazaruddin agar melakukan audiensi dengan Pimpinan KPK dan menjemput Neneng Sri Wahyuni.

Pasalnya dengan menuruti permintaan Neneng, KPK bisa dengan mudah membawa Neneng ke Indonesia untuk membongkar kasus korupsi wisma atlet sampai korupsi Hambalang.

"Dari tangan Neneng akan banyak didapatkan informasi dan fakta hukum yang dapat memperjelas kasus dugaan korupsi wisma atlet, Hambalang, dan lainnya. Oleh karena itu sebaiknya KPK turuti dulu kemauan Neneng agar dia bisa segera menyerahkan diri," ujar Ahmad Basarah saat dihubungi, Selasa (8/5/2012).

Menurutnya, saat ini keberadaan Neneng belum ada dalam penguasaan KPK, sehingga dengan mudah nantinya Neneng berpindah posisi jika permintaanya tak dituruti. "Di sisi lain KPK punya kewajiban untuk dapat menangkap Neneng karena dia diduga telah melakukan tindak pidana bersama suaminya (Nazaruddin)," imbuhnya.

Wasekjen PDI Perjuangan ini mengatakan, diturutinya permintaan Neneng bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi Neneng saja, tetapi untuk kepentingan penyelidikan KPK dalam beberapa kasus korupsi yang menyeret sejumlah elite partai.

"Hal itu juga penting untuk menjaga keselamatan dia. Setelah Neneng dalam penguasaan KPK maka selanjutnya KPK dapat melaksanakan protap yang berlaku untuk menyidik yang bersangkutan. Jadi jangan sampai karena alasan-alasan perdebatan teknis kewajiban KPK untuk menangkap Neneng jadi terbengkalai. Intinya sebaiknya sikap dan tindakan KPK jangan sampai taktik merusak strategi," ungkapnya. [mvi]

Komentar

 
Embed Widget

x