Find and Follow Us

Kamis, 23 Januari 2020 | 09:06 WIB

Ricuh Kenaikan BBM

Polisi Bantah Gunakan Peluru Karet

Oleh : Anton Hartono | Jumat, 30 Maret 2012 | 04:13 WIB
Polisi Bantah Gunakan Peluru Karet
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto - inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto membantah jika anggotanya ada yang menggunakan peluru karet dalam bentrokan di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat serta menjelaskan tidak ada mahasiswa yang terluka.

"Anggota tidak ada yang dibekali peluru karet. Mereka hanya dipersenjatai gas air mata dan tongkat," tukas Rikwanto saat berada di kawasan Jl Diponegoro usai bentrokan.

Sementara itu data korban luka yang tercatat di RS Cipto Mangunkusumo menyebutkan ada tujuh korban yang dirawat akibat bentrokan di Jl Diponegoro salahsatunya yakni Kapolsek Senen, Iman Zebua.

Selebihnya Ifal dari Universitas Palu, Fikri Gilang dari mahasiswa YAI, Ignatius Lambok dari mahasiswa YAI, Risfani dari Kalimantan Selatan, Edwin warga sipil dan seorang lagi adalah Ifan Tahir petugas keamanan Kampus YAI yang diduga terkena peluru karet.

Pasalnya terdapat luka tembus dengan diameter sekitar tiga sentimeter di bagian paha kanan. Namun Rikwanto tetap menegaskan bahwa tidak ada korban luka-luka akibat bentrokan yang terjadi di Jl Diponegoro. "Tidak ada korban luka apalagi terkena peluru karet," tambahnya.

Saat ini kawasan Jl Diponegoro sudah tampak kondusif. Dan bangkai mobil polisi yang dibakar pun sudah dibawa oleh petugas derek.

Sebelumnya kawasan Jl Diponegoro sempat mencekam saat demonstran melawan barisan polisi. Dan sejumlah fasilitas umum di sepanjang ruas jalan seperti tersebut pun dirusak oleh massa. [mar]

Komentar

x