Find and Follow Us

Rabu, 20 November 2019 | 16:16 WIB

Berita Korban Tewas di Salemba Provokatif!

Oleh : Marlen Sitompul | Jumat, 30 Maret 2012 | 01:39 WIB
Berita Korban Tewas di Salemba Provokatif!
Menko Polhukam Djoko Suyanto - IST
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Menko Polhukam Djoko Suyanto memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dan luka tembak dalam pengamanan aksi penolakan kenaikan harga BBM di Salemba, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Sebagaimana, informasi yang beredar menyebutkan bahwa terdapat beberapa orang terkena luka tembak dan satu orang tewas akibat terkena tembakan.

Menurutnya, berita yang disebarkan melalui SMS dan BlackBerry Messeger itu adalah berita bohong dan menyesatkan masyarakat.

"Ketika muncul berita terdapat luka tembak dan korban jiwa, perlu diluruskan bahwa berita ini disebarkan melalui SMS, itu adalah berita yang sangat menyesatkan dan provokatif, tidak memberikan informasi yang benar dan itu sangat menyesatkan," kata Joko saat jumpa pers di di kantor Menko Polhukam, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (30/3/2012) dini hari.

Ditegaskannya, untuk mengantisipasi meluasnya kericuhan di masyarakat maka berita tersebut harus diklarifikasi. Selain itu, ia juga mengantisipasi terulangnya peristiwa kericuhan pada tahun 1998.

"Berita ini sama sekali tidak benar, berita ini saya yakin diedarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggunghjawab. Kita tidak ingin peristiwa 1998 kembali terjadi di negara kita," katanya.

Joko meminta agar para awak media dapat memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, sehingga tidak menimbulkan keresahan. "Yang bekerja di media massa agar dapat memberikan informasi yang benar kepada masyarakat, karena media merupakan pemberi informasi yang memberikan kenyamanan kepada masyarakat," jelasnya.

Ia membenarkan ada beberapa demonstrans yang terluka namun karena terkena serpihan dari tembakan gas air mata. Saat ini, satu orang Satpam dan enam orang demonstran yang terluka sedang dirawat di RSCM. "Memang benar ada satu orang Satpam dan ada enam orang terluka yang kena serpihan peluru gas air mata dan sekarang mereka sedang dirawat di RSCM," ungkapnya. [mar]

Komentar

x