Kamis, 24 April 2014 | 22:51 WIB
Follow Us: Facebook twitter
JK Jangan Bela Dosa Prabowo!
Headline
Prabowo-Jusuf Kalla - inilah.com
Oleh: Vina Nurul Iklima
nasional - Rabu, 25 Maret 2009 | 16:48 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta - Capres Jusuf Kalla dianjurkan tak memilih pendamping yang banyak melakukan dosa. Di antara kandidat yang ada, lebih baik JK tak pilih Prabowo sebagai cawapresnya.

"Tidak usah cari-cari orang seperti itu. Mereka banyak dosa di masa lalu. Masa mau cawapres? Apalagi capres. JK jangan membela orang yang banyak dosa," kata pengamat politik UI Arbi Sanit kepada INILAH.COM di Jakarta, Rabu (25/3).

Sebab, bila nanti JK memilih Prabowo, ia akan dianggap sebagai pelindung pelaku kejahatan. Karena bila nanti Wapres JK itu Prabowo, otomatis JK akan percaya pada dia.

"Kalau salah nanti dibelain. Jangan bekas napi jadi cawapreslah. Cari saja yang lain, masih banyak kok yang enggak penyakitan," ujar Arbi.

Kalau koalisi itu terjadi kemungkinan tak akan bagus. Tapi keputusan akhir ada pada JK menjatuhkan pilihan sebagai cawapresnya siapa.

"Kalau JK sebodo amat, ya itu payah," imbuh dia.

Sebaiknya, saran Arbi, JK mencari pendamping yang tak punya catatan masalah di masa silam. Jangan melirik Prabowo, Wiranto, dan Sutiyoso, sebab mereka sama saja, punya dosa besar.

"Kan ada yang lain, misalnya Widodo AS yang tak ada dosa di masa lalu," pungkasnya. [ikl/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER