Sabtu, 25 Oktober 2014 | 10:28 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kamasutra Gaya Arab
Headline
istimewa
Oleh: Yayat Cipasang
nasional - Rabu, 25 Februari 2009 | 03:09 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Beratnya tekanan hidup membawa pengaruh pada banyak hal, antara lain stress, dan putus asa, bahkan tidak sedikit orang yang memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Kemudian, istri tidak bisa menerima suaminya yang tidak memiliki penghasilan, sehingga muncullah keretakan hubungan rumah tangga.

Sebelum berbagai pengaruh itu muncul, pasangan suami istri harus mencegahnya dengan menjaga keharmonisan keluarga. Sebab keluarga sangat berperan penting, dalam membangkitkan kembali semangat untuk membangun ataupun menciptakan sumber-sumber baru pemasukan keuangan keluarga.

Memupuk kembali rasa cinta, sehingga kebersamaan senantiasa terbangun untuk menghadapi segala situasi yang sulit sekalipun. Tidak lupa, me-refresh kembali hubungan intim yang merupakan salah satu kewajiban suami, selain memberikan nafkah lahir.

Bagaimana caranya me-refresh hubungan suami istri agar tidak membosankan?. Buku Arabic Kamasutra menjawabnya. Buku terjemahan yang judul aslinya Hada iq al-Mut'ah; Funun al-Jins 'Inda al-'Arab ini menceritakan berbagai hal mengenai kisah cinta dan hubungan ranjang berdasarkan pengalaman serta kisah-kisah nyata.

Seorang perempuan yang diberi julukan Al-Alfiyyah (seribu) karena dalam kehidupan seksualnya dia pernah tidur dengan seribu laki-laki membagi pengalamannya dalam buku Arabic Kamasutra.

Salah satu pelajaran berharga yang diberikan Al-Alfiyyah kepada istri-istri yang ingin membahagiakan suaminya adalah selalu berada dalam kondisi tubuh yang bersih, mengenakan wewangian, dan mengenakan perhiasan ketika suami melihatnya. Al-Alfiyyah juga menjawab apa yang dapat menyebabkan kelanggengan cinta suami kepada istrinya dan cinta istri kepada suaminya.

Di dalam buku inilah Al-Alfiyyah menjawab berbagai pertanyaan, dan memberikan berbagai gaya hubungan intim yang biasa dilakukan laki-laki dan sesuai dengan perempuan. Untuk mempermudah praktik, tips dilengkapi dengan gambar-gambar sederhana yang sangat mudah dipahami.

Tapi hati-hati, bereksplorasi dengan berbagai gaya akan membuat hubungan intim lebih bervariasi. Namun beberapa posisi dapat berdampak buruk pada kesehatan, antara lain posisi berdiri, karena dapat melemahkan lutut dan menimbulkan demam. Kemudian hubungan intim dengan posisi miring dapat menimbulkan encok.

Hubungan intim tak bisa dilepaskan dari rasa cinta karena hubungan intim tidak hanya permasalahan hubungan badan, tapi membawa seluruh hati dan jiwa pelaku ke dalamnya. Abdul Mu'in bin Ahmad yang dikenal sebagai Ibnu Bakka' di dalam buku ini memaparkan mengenai esensi cinta dan dasyatnya kekuatan cinta. Misalnya, orang yang rela mati demi cintanya, pemuda yang menderita karena cinta, orang-orang yang dimabuk cinta, dan sebagainya.

Cinta bisa menjadi sebuah kekuatan bagi seseorang untuk melakukan sesuatu ataupun tidak melakukan apa-apa. Bahkan cinta tidak mengenal waktu, usia, status sosial, dan sebagainya. Makanya tidak heran jika cinta kembali hadir di usia senja. Atau pasangan berselingkuh dengan alasan cinta.

Ibnu Hazm al-Andalusi yang dijuluki sebagai ahli 'fiqih pencinta' dalam buku ini mengingatkan beberapa macam cinta, yang sebenarnya disadari atau tidakadalah hawa nafsu. Misalnya rasa cinta yang tumbuh karena menyaksikan seseorang yang mengenakan perhiasan atau pakaian yang memperindah tubuhnya, serta warna-warna lain yang menyilaukan mata.

Ahli fiqih pencinta ini juga meminta agar berhati-hati pada cinta pada pandangan pertama. Karena ibarat sebuah bangunan, cinta pada pandangan pertama tidak memiliki pondasi kuat sehingga bangunan akan mudah roboh. Sedangkan mencintai dua orang sekaligus, adalah sesuatu yang tidak bisa dipercaya. Sebab orang yang dilanda cinta sejati tidak akan dapat dipalingkan dari cintanya itu oleh perkara-perkara dunia, apalagi oleh cinta yang kedua.

Lebih lengkap, 19 bab dalam buku ini mengulas : Urgensi Seks; Genit Itu Nikmat; Jeritan Orang yang Jatuh Cinta; Surga Dunia Para Perempuan; Ranjang yang Bergoyang; Ilmu Persenggamaan Tingkat Dasar; Ilmu Persenggamaan Tingkat Lanjutan; Seksualitas Perempuan dalam Dongeng; Esensi Cinta; Hikayat Para Pencinta; Kekuatan dan Kelemahan Cinta; Indahnya Kembali ke Masa Muda. Kemudian Germo, Pezina dan Pelacur; Memikat Menuju Persenggamaan; Gairah Seksual Perawan dan Janda; Seksualitas Orang Jahiliah; Ciuman yang Dasyat; Seni dan Gaya Bersenggama; dan Aneka Gaya Bersenggama Berdasarkan Kisah Nyata.

Hati-hati, tekanan hidup pengaruhi keharmonisan rumah tangga. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Jadi, tunggu apalagi. Mulailah memupuk rasa cinta dan me-refresh hubungan suami istri agar menjadi kekuatan untuk menghadapi berbagai tekanan hidup.


Judul: Arabic Kamasutra
Penulis: Muhammad al-Baz
Penerbit: Hayabina (Grup Penerbit Pena)
Tebal: xvi + 368
Harga: Rp 70.000[L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
Junianto
Minggu, 4 Oktober 2009 | 18:19 WIB
Saya berminat dengan buku kamasutra, bagaimana cara mendapatkannya?
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER