Sabtu, 1 November 2014 | 16:36 WIB
Follow Us: Facebook twitter
KH Ali Yafie
"Makna Husnul Khotimah"
Oleh: R Ferdian Andi R
nasional - Sabtu, 19 Januari 2008 | 00:01 WIB
INILAH.COM, Jakarta Dua pekan terakhir ini istilah husnul khotimah marak diperbicangkan para penjenguk mantan Presiden HM Soeharto yang dirawat di RS Pusat Pertamina, Jakarta. Dalam konteks sakitnya Pak Harto, makna istilah ini cukup jelas, yaitu harapan agar sejarah hidup Pak Harto berakhir dengan baik.
Mengurai makna husnul khotimah yang lebih luas, mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ali Yafie mengatakan, istilah itu sarat dengan ajakan agar seseorang selalu beramal dengan cara yang baik hingga akhir hayat.
"Yang penting bahwa seorang menyadari kesalahan atau dosa yang ia perbuat, lantas bertobat kepada Allah. Itu yang terpenting," kata ulama asal Sulawesi Selatan itu dalam wawancara khususnya INILAH.COM, di Jakarta, Jmuat (18/1) malam.
Menurut anggota Dewan Pembina Forum Mahasiswa Syariah se-Indonesia (Formasi) tersebut, untuk mencapai husnul khotimah seseorang harus senantiasa melakukan tobat, beramal saleh, dan banyak bersedekah. Isyarat seseorang menuju husnul khotimah adalah semakin memperbanyak amal di usia senja.
"Isyaratnya, kalau orang makin tua, makin banyak amalnya," katanya lugas. Berikut ini petikan wawancaranya:
Bagaimana sebenarnya definisi husnul khotimah?
Gampangnya saja, kalau ada seseorang pernah berbuat maksiat lantas datang ajalnya, maka ia bukan dalam kondisi husnul khotimah. Namun sebaliknya, bila seseorang sedang sembahyang terus meninggal dunia, maka Insya Allah ia husnul khotimah.
Di kala manusia masih sehat atau hidup, namun dalam kehidupannya selalu melakukan pekerjaan keji dan kotor, lalu menjelang meninggal yang bersangkutan bertobat, apa itu masuk kategori
husnul khotimah?
Kalau sudah bertobat, itu lain masalahnya. Jadi husnul khotimah adalah sesuatu yang dimohonkan kepada Allah, supaya sebagai mukmin, seseorang mendapatkan hal seperti itu.

Meski seseorang dalam hidupnya berlumur perbuatan keji?
Artinya, seseorang itu tidak boleh putus harapan kepada Allah.

Jadi definisi dan kategori husnul khotimah sangat terbuka?
Iya. Yang penting bahwa seseorang menyadari kesalahan atau dosa yang ia perbuat, lantas bertobat kepada Allah, itu yang terpenting. Orang yang seperti itu diharapkan bisa mendapatkan husnul khotimah.

Jadi
husnul khotimah termasuk sesuatu yang rahasia bagi manusia dan hanya Allah yang tahu?
Tentu, Allah-lah yang menentukan. Manusia hanya berharap dengan melakukan hal-hal yang mendorong ke husnul khotimah.

Misalnya seperti apa?

Banyak bertobat, banyak bersedekah, dan banyak berbuat baik. Itu semua caranya.

Apa ada isyarat seseorang masuk kategori husnul khotimah?
Isyaratnya kalau orang makin tua, makin banyak amalnya. [P1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER