Senin, 21 Mei 2012 | 20:43 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Nilai Rupiah Terancam, Kabinet Tolak Redenominasi
Headline
Syarief Hassan
Oleh: MA Hailuki
nasional - Rabu, 4 Agustus 2010 | 01:02 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta- Rencana kebijakan redenominasi mata uang rupiah yang digagas Gubernu Bank Indonesia (BI) terpilih, Darmin Nasution tak sepenuhnya didukung Kabinet Indonesia bersatu (KIB).

Menteri Negara Koperasi dan UKM Syarief Hassan termasuk yang kurang mendukung renacan redenominasi rupiah. Menurut mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR ini redenominasi bukan sesuatu yang mendesak untuk mengatasi kondisi ekonomi saat ini.

Kalau redenominasi ini dilakukan, itu malah bisa membuat kepercayaan masyarakat dan dunia terhadap rupiah turun, ujar Syarief kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/8) malam.

Syarief mengingatkan bahwa saat ini tingkat kepercayaan masyarakat Indonesia dan dunia internasional terhadap rupiah sangat bagus. Buktinya, sebut dia, nilai tukar rupiah terus diapresiasi dan relatif stabil bahkan menguat terhadap dolar Amerika Serikat.

Oleh karena itu, Sekretaris Sekretariat Gabungan (Setgab) Koalisi ini berharap redenominasi tidak direalisasikan.

Saya kira, ini hanya akan jadi wacana saja. Sebab, pemerintah tidak pernah memiliki rencana untuk itu, ucap Syarief.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih Darmin Nasution mengatakan, BI tengah melakukan pembahasan internal untuk dapat melakukan redenominasi. Wacanan itu nantinya juga akan di bahas dengan Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Darmin menuturkan pihaknya akan segera menyampaikan hasil final pembahasan internal kepada pemerintah di tahun 2010. [mah]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.