INILAH.COM, Jakarta- Rencana kebijakan redenominasi mata uang rupiah yang digagas Gubernu Bank Indonesia (BI) terpilih, Darmin Nasution tak sepenuhnya didukung Kabinet Indonesia bersatu (KIB).
Menteri Negara Koperasi dan UKM Syarief Hassan termasuk yang kurang mendukung renacan redenominasi rupiah. Menurut mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR ini redenominasi bukan sesuatu yang mendesak untuk mengatasi kondisi ekonomi saat ini.
Kalau redenominasi ini dilakukan, itu malah bisa membuat kepercayaan masyarakat dan dunia terhadap rupiah turun, ujar Syarief kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/8) malam.
Syarief mengingatkan bahwa saat ini tingkat kepercayaan masyarakat Indonesia dan dunia internasional terhadap rupiah sangat bagus. Buktinya, sebut dia, nilai tukar rupiah terus diapresiasi dan relatif stabil bahkan menguat terhadap dolar Amerika Serikat.
Oleh karena itu, Sekretaris Sekretariat Gabungan (Setgab) Koalisi ini berharap redenominasi tidak direalisasikan.
Saya kira, ini hanya akan jadi wacana saja. Sebab, pemerintah tidak pernah memiliki rencana untuk itu, ucap Syarief.
Sebelumnya diberitakan, Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih Darmin Nasution mengatakan, BI tengah melakukan pembahasan internal untuk dapat melakukan redenominasi. Wacanan itu nantinya juga akan di bahas dengan Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Darmin menuturkan pihaknya akan segera menyampaikan hasil final pembahasan internal kepada pemerintah di tahun 2010. [mah]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !.
Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android
dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone