Minggu, 21 September 2014 | 00:58 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Dosen Mesum Vs Ayam Kampus
Headline
Ilustrasi
Oleh: Zulfirman
nasional - Sabtu, 1 November 2008 | 11:29 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta Heboh skandal mesum di Universitas Indonesia kian menegaskan menara gading pendidikan itu tak bebas dari dunia esek-esek. Dari kisah hidup bersama mahasiswa, munculnya istilah ayam kampus, hingga kasus VCD porno, memperburuk moralitas kampus.
Sebuah forum diskusi pada situs resmi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta menyodorkan isu: Ayam Kampus di UIN Adakah? Pembuka diskusi menulis begini: 'berita tentang ayam kampus di uin hampir tidak kedengeran lagi pasca uin digempur n gempa, tp kayaknya itu masih ada n terselubung, kalo uin pengin maju n diakui orang karena uin itu negeri tapi islam kalo sampai ada ayam kampus kan sungguh mamalukan, apa kata dunia?'
Isu itu langsung disambar peserta diskusi maya itu. Ada yang heran, ada yang mengelus dada. "Astaghgirullah, masak sich di uin ada kayak gituan?" sahut seorang peserta.
Adakah ayam kampus (mahasiswa penjaja diri) di UIN Sunan Kalijaga? Entahlah. Mungkin pernah ada. Mungkin memang tidak ada. Atau, memang masih ada. Satu hal yang pasti; dari mana asap kalau tak ada api.
Perihal kehidupan seks bebas, termasuk juga seks komersial di kalangan warga kampus, sebenarnya sudah lama tercium. Pada dekade 1980-an, kota Yogyakarta dihebohkan skandal kumpul kebo di kalangan mahasiswa. Ada yang secara bercanda mengganti julukan Yogyakarta dari kota pendidikan menjadi kota kebo.
Sebuah hasil penelitian, tujuh tahun lalu, menyodorkan fakta 97,05% mahasiswi Yogyakarta sudah kehilangan kegadisannya. Dari 1.660 responden, hanya tiga orang yang mengaku sama sekali belum pernah melakukan kegiatan seks, termasuk self service.
Saat teknologi makin maju, termasuk teknologi informasi, borok kehidupan seks bebas penghuni kampus makin terkuyak. Beragam VCD porno versi mahasiswa beredar di masyarakat luas. Tak hanya kampus-kampus di kota besar, bahkan juga kampus yang terletak di kota kecil.
Pertengahan tahun ini, misalnya, kota sekecil Pacitan dihebohkan beredarnya VCD porno mahasiswa sebuah perguruan tinggi setempat. VCD mesum itu berdurasi 5 menit 50 detik dan direkam melalui telepon seluler. Pimpinan perguruan tinggi itu tak sampai memecat kedua mahasiswa karena keduanya mengundurkan diri secara mendadak.
Sebelumnya, di Kediri bahkan beredar empat rekaman VCD mesum menyerupai VCD porno yang membawa-bawa nama kampus Universitas Islam Kediri (Uniska). Judulnya, Reality Show Cah Uniska, Arek Jakarta, Lokal Membara dan ML Pake Bra Merah, Wooow.
Yang paling menghebohkan tentulah saat beredar VCD porno pasangan mahasiswa perguruan tinggi terkemua di Bandung, tujuh tahun lalu. Rekaman adegan seks yang terjadi di sebuah kamar hotel di kawasan Jalan Pasteur, Bandung, ini beredar kemana-mana.
Semua itu, memberi bukti betapa moralitas para penghuni menara gading itu kian lama kian hancur saja. Dan, skandal mesum NS, dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia terhadap Shanti Dewi, mahasiswa bimbingannya kian menegaskan pembenaran tentang melorotnya moral mereka.
Apa yang dilakukan NS agak lebih mengerikan karena posisinya sebagai dosen di perguruan tinggi terkenal itu. Dia, setidaknya begitu pengakuan Shanti Dara yang kemudian melaporkan dosen ganteng itu ke Polda Metro Jaya, melakukan pemaksaan dalam kapasitasnya sebagai dosen pembimbing.
"Dia memang buaya. Ketika saya masuk kuliah saja, sudah ada kasus pelecehan yang dilakukan olehnya.Teman saya sendiri korbannya," kata mantan mahasiswi FHUI.
Modusnya, menurut dia, selalu terkait bimbingan pembuatan skripsi. "Awalnya dilakukan di kampus. Tapi, berikutnya di rumahnya. Sampai digerayangi itu," kisahnya.
NS kini memang sudah merasakan akibatnya. Kini dia harus bolak-balik ke Polda Metro Jaya, memenuhi pemeriksaan penyidik. Statusnya sebagai dosen Fakultas Hukum UI pun, sementara dinonaktifkan.
Tapi, melihat perilaku NS dan kondisi penghuni kampus yang kian permisif, tidaklah salah ditarik kesimpulan menyangkut moralitas kampus yang kian memburuk. Hubungan seks, apakah itu pemerkosaan, pelecehan, atau suka sama suka, bukan lagi jadi hal yang aneh di kampus. Dan, itu sudah dimulai sejak lama, begitu istilah ayam kampus mulai jadi idiom biasa di kalangan masyarakat. [I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
18 Komentar
marvel
Kamis, 21 Juli 2011 | 08:58 WIB
gila abizz
marvel
Kamis, 21 Juli 2011 | 08:57 WIB
ok
loli
Kamis, 7 Juli 2011 | 16:34 WIB
begok amat sih... sudah pya pendidikan masi aja brprilaku idiot...
eja
Kamis, 30 Juni 2011 | 11:01 WIB
kembangkan ajah prostitusi ini hahahahaha dasar manusia tdk berpikiran
tomy
Kamis, 7 April 2011 | 00:54 WIB
aku ingin ikut ugggggggggggggggggaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
vikty ahnyt
Senin, 4 April 2011 | 04:30 WIB
aku suka
irul
Jumat, 1 April 2011 | 11:51 WIB
dosen juga manusia
irsyad redok's
Senin, 14 Maret 2011 | 11:55 WIB
ada2 saja dosen zaman sekarang memang dosen keparat
taufik
Minggu, 27 Februari 2011 | 12:16 WIB
ari maneh osok kitu ngenah teu
abah
Selasa, 8 Februari 2011 | 17:24 WIB
dunia dunia hancurrrrr leburrrr!
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER