Minggu, 24 Agustus 2014 | 00:19 WIB
Follow Us: Facebook twitter
5 Korban Ledakan PT Pindad Sakit Telinga
Headline
IST
Oleh:
nasional - Kamis, 3 Juni 2010 | 19:30 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM,Malang - Lima korban selamat akibat meledaknya detonator pada Gudang Produksi Amunisi di PT Pindad, Turen, Kabupaten Malang, Rabu (2/6) siang kemarin kini sudah diperbolehkan pulang.

Kelima korban selamat yang sempat mendapatkan perawatan intensif di Poliklinik Kesehatan (Polkes) milik PT Pindad tersebut, rata-rata mengalami gangguang pendengaran akibat suara keras yang ditimbulkan ledakan detonator itu.

Kelima korban selamat itu yakni Samsul Arifin (29), Warga Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Didik Mahmudi (26), Warga Desa Undaan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Sri Indiarto (29), Warga Desa Segaran, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Ahmad Syaiful Rizal (27), Warga Desa Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Serta, Retno Risma Wardani (25), Warga Perum PT Pindad, Desa Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Kelima korban tersebut adalah pegawai PT Pindad pada bagian gudang produksi. Saat kejadian, mereka berada sangat dekat dengan sumber ledakan. Meski tidak mengalami luka-luka, usai diperiksa tim medis Polkes PT Pindad, kelima korban selama tersebut banyak mengalami gangguan pendengaran saja.

Kalau suara ledakan cukup keras. Telinga sampai saat ini seperti mendenging, ucap Didik, salah satu korban selamat.

Sementara itu, korban yang kini masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Panti Nirmala, Kota Malang adalah David (25), Warga Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

David dikhabarkan banyak mengeluarkan darah pada bagian telinga. Sehingga, akibat ledakan dari gudang produksi PT Pindad yang berlokasi di Desa Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang tersebut, sampai kini sudah merenggut korban jiwa menjadi tiga orang.

Tiga orang korban yang tewas masing-masing bernama Muchlis Usman (22), Warga Jalan Panglima Sudirman, Turen, Kabupaten Malang. Tri Nurhuda (27), Warga Jalan Panglima Sudirman, Turen, Kabupaten Malang. Serta, Sandi (23), Warga Jalan Panglima Sudirman, Turen, Kabupaten Malang.

Ketiga korban tersebut menurut Direktur PT Pindad Adik Avianto adalah pegawai packing. Mereka mengalami luka bakar hebat sampai 90 persen akibat ledakan yang bersumber dari detonator berdaya ledak tinggi itu. [beritajatim.com/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER