Minggu, 23 November 2014 | 21:22 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Cewek Uzbekistan Tertangkap Bawa Narkoba
Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Adira Budiasih
nasional - Selasa, 1 Juni 2010 | 14:45 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta - Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang wanita berkewarganegaraan Uzbekistan dan rekan pria asal Indonsia karena memiliki narkoba berjenis ekstasi dan shabu.

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Anjan Pramuka Putra, Selasa (01/06) siang mengatakan dari tangan kedua tersangka disita barang bukti 1010 butir ekstasi, 3,6 gram shabu-shabu dan ratusan gram kristal putih serta sepertiga botol MDMA cair.

Dijelaskan Direktur, pengungkapan kasus bermula dari kecurigaan terhadap aktivitas di rumah tersangka bernama Dedy yang berlokasi di Krekot Bunder 4 No 34C RT 05/07, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Setelah melakukan pengintaian selama sebulan, petugas yang merasa yakin kemudian melakukan penangkapan terhadap Dedy ketika keluar dari rumahnya bersama wanita asal Uzbekistan bernama Evgeniya Dolgolichenko alias
Natasia.

Dari tangan Dey petugas menemukan barang bukti berupa 1,2 gram shabu-shabu. Sementara dari tangan Evgeniya ditemukan barang bukti 3 gram shabu.

Petugas kemudian melakukan pengembangan ke rumah Dedy dan menemukan barang bukti lain di lantai 2 berupa 170 butir ekstasi, botol berisi MDMA cair, plastik klip berisi kristal putih seberat 101 gram, plastik klip berisi kristal putih seberat 102 gram dan plastik klip berisi kristal putih seberat 99 gram. Sementara di lantai 3, petugas menemukan 0,6 gram shabu-shabu

Ditambahkan Direktur Narkoba, dalam pemeriksaan Evgeniya yang telah overstay sejak 6 tahun lalu mengaku barang bukti yang didapat dari tangannya merupakan milik Dedy.

"Rencananya barang tersebut akan diberikan ke wanita penghibur asal Cina. Dia berperan memberikan barang ke wanita-wanita penghibur berkewarganegaraan asing. Sudah menetap di Jakarta sejak enam tahun lalu dan fasih berbahasa indonesia," tukas Direktur.

Evgeniya sendiri pernah bekerja sebagai wanita penghibur di salah satu tempat hiburan malam di Jakarta Barat.

Menurut Anjan, hasil pengembangan Dedy memperoleh barang bukti 840 butir ekstasi di LP Pondok Bambu dari tahanan berinsial DL , 170 butir di LP Cipinang milik tahanan berinisial AY. Sementara shabu didapat dari AH yang masih dalam pengejaran petugas.

Para tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) juncto 132 ayat (2) subsider 112 ayat (1) juncto 132 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara serta denda maksimal 10 M. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER