Senin, 24 November 2014 | 06:36 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inilah Puisi Cinta Habibie Untuk Ainun
Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Raden Trimutia Hatta
nasional - Kamis, 27 Mei 2010 | 11:36 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Mantan Presiden RI ke-3 B.J. Habibie benar-benar merasa kehilangan sang istri, Hasri Ainun Besari yang telah kembali ke pangkuan Yang Maha Kuasa. Ia pun menuliskan sebuah puisi untuk Ainun.

Puisi yang mengatasnamakan Habibie ini, tersebar di milis dan blog di dunia maya. Berikut isi puisi itu;

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu. Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang. Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada. Aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik. Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan, Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya, kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
Selamat jalan, calon bidadari surgaku ....

B.J. Habibie


[mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
9 Komentar
anonymous
Kamis, 8 Maret 2012 | 19:05 WIB
sedih baca nya :')
adlian esa putra
Selasa, 12 April 2011 | 01:34 WIB
keep spirit pak Habibie...:)
adlian esa putra
Selasa, 12 April 2011 | 01:32 WIB
sungguh cinta bisa membuat kita menjadi pribadi yang sangat berbeda.. menjadi sosok yang sangat bertanggung jawab sampai tiada tutur kata tuk mencirikan nya.. semoga semua akan indah pada waktunya pak Habibie,, karena saya yakin cinta akan kita bawa sampai nafas terakhir kita dan sampai kapanpun cinta tak akan pernah binasa... :)
fachri ginanjar
Jumat, 1 April 2011 | 04:37 WIB
Saat ini Kau adalah yang terbaik di negri ini..
Anik
Minggu, 20 Maret 2011 | 15:55 WIB
Subhanallah.....cinta yang indah. lebih indah dari Romeo-Juliet, Sampek-Engtai. Semoga seindah Muhammad-Khadijah...amiin. Wish i can find person like him....
ney_hanz
Senin, 13 Desember 2010 | 14:13 WIB
i like it.. wishfull,, suami tercintakupun sejiwa layakna pak habibie, penuh kesetiaan sampe akhir hayat,pasangan yg penuh kasih $ cinta buat istri, anak, keluarga, serta insan semuana. luv u bu Ainun.. semoga engkau berada ditempat terindahNya,doaku menyertaimu. pak habibie,,semangat!!:))
erma
Rabu, 1 Desember 2010 | 19:54 WIB
subhanallah,,msh ada orang yg mencintai dgn sungguh dan sepenuh hati sperti bapak BJ.HABIBIE.. Kesetiaan dan cinta kasihnya kpd ibu AINUN sungguh mendalam.. Hingga ajal memisahkan kini,namun bapak HABIBIE msh dpt berkarya dgn rasa cinta dan kasihnya,serta kenangan yg pastinya akan selalu melekat dalam hati dan pikiran.. Selamat jalan ibu AINUN,,!!
H.abdullah Bakir beserta keluarga
Jumat, 28 Mei 2010 | 06:52 WIB
Hati saya tidak mampu berkomentar hanya mendoakan semuga Ibu Ainun diampuni semua dosanya Oleh Allah dan termasuk hambaNya yang sholehah dan Bapak BJ Habibie serta putra2nya diberi ketabahan oleh Allah dan bisa melaksanakan /meneruskan kebaikan2 Almarhumah.
rizal
Kamis, 27 Mei 2010 | 12:33 WIB
Sumpah keren bgt,untuk pak habibi,pak yg tegar y,dmn ada pertemuan psti ada prpisahan,tpi kita tak tau kpn prpisahan itu datang,kita hny bsa mempersiapkan kpn perpisahan itu datang pd diri kita
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER