Kamis, 31 Juli 2014 | 12:22 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Gara-gara Lomba Karikatur Nabi
Musuh Bersama itu Bernama Facebook
Headline
IST
Oleh:
nasional - Kamis, 20 Mei 2010 | 11:31 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta - Gara-gara lomba karikatur Nabi Muhammad, Facebook telah membangkitkan perlawanan masyarakat muslim dunia. Reaksi pun beragam dari mulai boikot Facebook hingga ancaman bagi seniman lokal yang ikut dalam lomba itu.
Pesan antar Blackberry maupun SMS tentang ajakan boikot sudah muncul sejak dua hari. Dalam pesan itu, disebutkan, sebagai jejaring sosial yang dimiliki oleh seorang Yahudi, Facebook mulai membuat aktivitas untuk melecehkan Islam.
Hal ini terkait kompetisi pada 20 Mei hari ini, Facebook akan menggelar Everybody Draw Mohammed Day. Lebih dari 12.000 seniman iblis telah terdaftar. Oleh karena itu, para ulama & aktivis Islam di seluruh dunia menyerukan kepada seluruh kaum muslimin untuk mengadakan protes & demonstrasi pada 20 Mei, ungkap pesan berantai itu.
Juga disebutkan ajakan boikot kepada kaum muslimin untuk tidak menggunakan Facebook pada 20 Mei. Offline-nya berjuta kaum muslimin pengguna Facebook, walaupun satu hari diprediksikan akan memberikan teguran yang kuat bagi penyelenggara jejaring sosial itu.
Tekanan serupa juga dilakukan sejumlah organisasi massa domestik. Seperti Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khatat meminta pemerintah bersikap tegas menyikapi kasus lomba karikatur Nabi Muhammad di Facebook.
"Mestinya pemerintah Indonesia bersikap lebih tegas dengan mengharuskan penyelenggara jasa internet (ISP) untuk menutup Facebook," ujar Muhammad Al Khatat. FUI meminta pemerintah Indonesia meniru Pakistan yang telah menutup Facebook setelah muncul kasus lomba karikatur Nabi Muhammad. "Kalau perlu Indonesia dan negara-negara Islam bersatu melawan Facebook," ucap Al Khatat.
Al Khatat mengatakan, tindakan mengambar atau membuat ilustrasi Nabi merupakan tindakan yang dilarang agama Islam. "Itu masuk kategori menistakan Nabi Muhammad dan agama Islam," papar Al Khatat. Karenanya, pelaku pembuat atau pemrakarsa lomba karikatur Nabi wajib dijatuhi hukuman mati.
Dari parlemen, Anggota Komisi I DPR Roy Suryo juga meminta Menkominfo Tifatul Sembiring bersikap lebih tegas dalam menanggapi kasus lomba karikatur Nabi di Facebook. "Jangan hanya bisa mengimbau, Menkominfo harus meminta para penyelenggara jasa internet untuk memblokir jaringan Facebook," tambah Roy Suryo.
Dalam pandangan Roy, tindakan memblokir jaringan lokal Facebook merupakan tindakan minimal yang dapat dilakukan saat ini sebelum kasus karikatur Nabi Muhammad meluas ke mana-mana.
Roy menilai apa yang dilakukan Tifatul dengan membuat imbauan atau berkirim surat kepada Facebook prosesnya lama. "Jadi yang diperlukan adalah tindakan nyata," lanjut Roy.
Dari daerah, pernyataan keras juga meluncur. Para kiai kampung yang ada di Jombang mengecam keras munculnya lomba menggambar Nabi Muhammad di facebook. Mereka meminta agar lomba yang digelar hari ini itu dibatalkan, karena menggambar wajah nabi adalah perbuatan haram.
Selain itu, upaya tersebut merupakan penodaan, penghinaan dan penistaan agama. "Jika ada warga Indonesia yang ikut dalam lomba tersebut, kami akan memberikan sanksi tegas," kata Ismanu Al Affandi, kiai kampung yang juga imam mushala Al-Araf Bandar Kedungmulyo, Jombang.
Pernyataan protes juga meluncur dari Menkominfo Tifatul Sembiring. Menkominfo menilai akun di Facebook, Everybody Draw Mohammad Day, sangat provokatif. Bahkan dapat menggangu kerukunan, ketentraman kehidupan beragama. Bahkan gambar-gambarnya banyak yang menghina Nabi Muhammad.
"Ini sangat menggangu ketentraman umat beragama", ujar Tifatul seusai memimpin upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional, di Jakarta, Kamis (20/5). Tifatul menjelaskan, account situs itu dibangun salah satunya bermotif penghinaan terhadap agama. "Disamping itu juga ada motif ekonomi, jadi kalau banyak yang mengakses, mereka mendapat keuntungan ekonomi," tutur mantan Presiden PKS ini.
Dari data yang ada laman itu, grup Everybody Draw Mohammed Day dibuat sejak 25 April lalu. Saat mengunjungi laman tersebut pada pukul 08.00 WIB, Kamis (20/5), sudah ada 64.387 facebookers yang menyatakan kesukaannya pada grup tersebut. Sedangkan yang akan hadir dalam acara tersebut sebanyak 14.922 orang. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER