Kamis, 31 Juli 2014 | 16:25 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inilah Kronologi Kasus Gayus Tambunan
Headline
ilustrasi
Oleh: Dwifantya Aquina
nasional - Selasa, 23 Maret 2010 | 02:08 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta - Pegawai negeri sipil dari Ditjen Pajak Gayus Halomoan P Tambunan diputus bebas oleh PN Tangerang terkait kasus penggelapan dana sebesar Rp 25 miliar. Namun pihak kejaksaan tetap akan mengajukan kasasi terkait putusan tersebut.

Berikut kronologi kasus terdakwa Gayus:

Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) terdakwa Gayus Halomoan P Tambunan dikirim ke Kejaksaan Agung (Kejagung) oleh tim penyidik Mabes Polri.

Kemudian pihak Kejagung menunjuk 4 jaksa untuk mengikuti perkembangan penyidikan tersebut. Mereka adalah Cirus Sinaga, Fadil Regan, Eka Kurnia dan Ika Syafitri. Berkas perkara tersebut dikirim pada 7 Oktober 2009.

Di dalam SPDP, tersangka Gayus diduga melakukan money laundring, tindak pidana korupsi dan penggelapan. Analisa yang dibangun oleh Jaksa Peneliti melihat pada status Gayus yang merupakan seorang PNS pada Direktorat Keberatan dan Banding Dirjen Pajak kecil kemungkinan memiliki dana atau uang sejumlah Rp 25 Miliar pada Bank Panin, Jakarta.

Setelah Jaksa Peneliti menelusuri alat bukti perkara yang terdiri dari saksi-saksi, keterangan tersangka dari dokumen-dokumen dan barang bukti, ternyata berkas tersebut belum lengkap. [bersambung/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
27 Komentar
zhul
Jumat, 13 April 2012 | 11:17 WIB
pencuri daun pisang di hukum berat, sedangkan korupsi hingga milyaran di hukum ringan. hukum di indonesia sangat lemah dengan uang.,
susi kusuma dewi
Sabtu, 1 Oktober 2011 | 20:09 WIB
bagaimanapun juga kita tidak bisa menghakimi orang, karna yang tahu hanya dia dan YANG PENCIPTA,jdi apa salahnya kita serahkan kepada yang berwenang untuk sedikit demi sedikit menyelesaikannya dengan adil, bersih, dan transparan.
luvian tika
Kamis, 1 September 2011 | 11:27 WIB
sebaiknya gayus di penjara seumur hidup
Abd rozi
Jumat, 29 Juli 2011 | 15:13 WIB
Indonesia selalu mendapat masalah-masalah, yang mana dalam masalah tersebut yang menjadi korbannya rakyat, kapan rakyat indonesia mau maju,mau bangun/./.?? kalau masalah tersebut harus rakyat yang menjadi korban. apa lagi dengan kasus KORUPSI.,.,.
Nurhanifa Tamba
Senin, 18 April 2011 | 17:04 WIB
Di indonesia ini terus menerus banyak masalah ,tidak pernah tidak ada masalah.....Gayus tambunan seharus nya tau ....klo dia KORUPSI rakyat akan menderita dan benci pada nya..kalau sudah kaya jangan di buat rakyat menderita belum dirasakan gayus tambunan dulu MENCANGKUL di sawah ....sebagai petani...
mega paramita sari
Jumat, 25 Maret 2011 | 15:51 WIB
hati-hati lho propokasi bangsa indonesia membutuhkan pemimpin yg baik dan punya kewibawaan yg baik serta mempunyai ketulusan dalam memimppin negara dengan baik
yayat supriatna
Kamis, 17 Februari 2011 | 20:05 WIB
bagaimana pendapat anda bila kasus gayus di deponir?
sri
Kamis, 17 Februari 2011 | 19:33 WIB
jangan biarkan Indonesia terus dibodohi oleh tikus-tikus yang tdk punya moral...
hamid
Jumat, 11 Februari 2011 | 21:43 WIB
bapak- bapak anggota DPR jangan cuma kasus pajak yang dibahas coba bahas juga dengan mafia yg ada di MIGAS kayanya seru
maruf
Minggu, 6 Februari 2011 | 19:31 WIB
korupsi merupakan perbuatan tidak terpuji, masyarakat kena getahnya, tingkatkan pemberantasan korupsi yang lebih optimal, wujudkan negara yang bebas korupsi.........
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER