Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 4 Juli 2015 | 20:35 WIB
Hide Ads

Melihat Sepak Terjang Mossad (1)

Ada Mata-mata Israel di Indonesia

Oleh : Rahman Andi Mangussara | Senin, 15 Maret 2010 | 13:41 WIB

Berita Terkait

Ada Mata-mata Israel di Indonesia

INILAH.COM, Jakarta - Jejak dinas rahasia Israel, Mossad, tercium di Indonesia. Kabarnya, Mossad-lah yang memberi tahu Jakarta tentang keberadaan Azhari Husin di Batu, Malang. Apakah dinas mata-mata yang paling disegani di dunia itu juga ikut memberi andil dalam penyerangan teroris di Ciputat dan Aceh? Seorang wartawan bernama Gordon Thomas mengungkapkan kejadian itu dalam bukunya yang berjudul, Gideon's Spies yang diterbitkan Pustaka Primatama."Seorang sayanim (informan) Mossad di Jawa Timur menghubungi perwira pengedalinya dan menceritakan bahwa dia melihat sejumlah orang mengontrak rumah di Batu. Dua diantaranya mirip Azhari dan Noordin M Top. Tapi Noordin tidak lama di rumah itu."Thomas tidak menjelaskan di manakah katsa (istilah Mossad untuk perwira kasus) itu tinggal. Namun dia menulis bahwa hanya dalam beberapa jam, sang mata-mata sudah sampai di Batu, Malang. Setelah memastikan bahwa memang Azhari dan kelompoknya ada di rumah itu, mata-mata Mossad tersebut segera melakukan sambungan telepon ke Kedutaan Israel di India. Lalu, Kementerian Luar Negeri India diberitahu yang kemudian mengontak sejawatnya di Jakarta. Maka, tulis Thomas dalam bukunya yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, operasi penyergapan pun dilakukan pada awal November 2005 berkat informasi Mossad. Dalam penyergapan itu Azhari tewas dan Noordin M Top tidak ditemukan, persis seperti yang dikatakan sang informan bahwa Noordin sudah meninggalkan rumah sehari sebelum penyergapan.Tapi kenapa peranan Mossad itu tidak diketahui publik? Thomas punya penjelasan: selama ini memang seperti itulah yang diinginkan Tel Aviv dan negara-negara yang dibantu juga tak berterima kasih kepada Mossad.Thomas menulis bahwa Azhari adalah pakar bom yang langsung direkrut oleh Osama Bin Laden. Selama pelariannya, dia diketahui pernah berada di India dan merancang serangan bom di negara itu. Bahkan kabarnya dia ikut merancang serangan bom di kereta api bawah tanah di London. Jika benar apa yang ditulis oleh Thomas, maka bisa dikatakan bahwa Mossad memiliki jaringan yang kuat di Indonesia. Dan, bukan mustahil mereka memasok informasi tentang keberadaan teroris di Ciputat dan Aceh.[mdr/bersambung]

13 Komentar

Image Komentar
MOS@ - Selasa, 20 Maret 2012 | 13:57 WIB
Mossad punya jaringan kuat di dunia dan indonesia, seharusnya indonesia dengan rendah hati mau belajar dengan israel agar bisa menguasai dunia. bayangkan saja petani apel di israel, mereka menanam apel di padang gurun tapi bisa hidup, di indonesia jika di terapkan jangankan apel lalang saja tidak tumbuh. tapi indonesia belagu benar sok dan egois.
Image Komentar
SUPRIYADI - Minggu, 5 Februari 2012 | 22:55 WIB
!!!??? yang bener ajah....
Image Komentar
IBNU DAWAM AZIZ - Kamis, 2 Februari 2012 | 19:12 WIB
He he , benar mossad yang kasih tau dimana azahari dan benar juga bahwa , saat tewas dalam rekening azahari terdapat angka yang tidak kecil , diatas 2 m yang berasal dari penyandang dana kegiatannya, setelah ditelusur oleh sumber saya yang menangani, ternyata dana azahari berasal dari osamah bin laden ? he bukan tapi dari ....mossad...( sumber saya saat itu berpangkat mayor udara , anggota bin dari kesatuan sangat khusus bravo.... )
Image Komentar
MBA BLEH - Selasa, 31 Januari 2012 | 16:11 WIB
Mas as fajar israel itu penjajah yang harus di lenyapkan di muka bumi tidak ada manfaatnya. kamuflase aja tuh........ pasti ada udang dibalik bakwan.bagaimana juga untuk israel no way............
Image Komentar
BEST - Selasa, 31 Mei 2011 | 11:24 WIB
Kinerja intelijen haruslah solid tidak setengah 2 . dan rahasia berarti indonesia hebat bisa mengetahui sebuah konspiracy yang terselubung. ingatlah negara kita besar dan luas

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.