Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 27 Mei 2018 | 20:56 WIB
 

Komunisme Itu Hantu, Kasus di Banyuwangi Contohnya

Oleh : - | Sabtu, 13 Januari 2018 | 22:06 WIB
Komunisme Itu Hantu, Kasus di Banyuwangi Contohnya
Mantan anggota Komisi Hukum DPR Djoko Edhi Abdurrahman

INILAHCOM, Jakarta - Mantan anggota Komisi Hukum DPR Djoko Edhi Abdurrahman mengatakan kebangkitan PKI memang ada dan benar adanya serta sampai saat terasa dalam masyarakat.

"Saya ambil contoh seperti saat ini seperti yang sering di lakukan oleh temen-temen dari 'yayasan 65' di bawah pimpinan saudara Bejo," ujarnya, Sabtu (13/1/2018).

Wasek Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum PBNU itu mengetahui bahwa Bejo dan kawan-kawan sebagai aktivis organisasi pelajar underboy PKI di tahun 60an saat ini atas nama hak asasi manusia (HAM) ingin agar negara dalam hal ini meminta maaf pada PKI karena PKI dianggap sebagai korban politik konflik internal angkatan darat.

"Hemat saya upaya yayasan 65 itu sah sah saja di lakukan dalam rangka merehabilitasi nama PKI tapi juga merupakan fakta politik bahwa PKI adalah pelaku yang terlibat ingin merebut kekuasaan dengan memanfaatkan kondisi pertentangan politik yang tajam di tahun 65 itu," ungkapnya.

Di era generasi mineal ini, kata dia banyak anak anak muda yang lahir di era tahun 90 an tidak mengerti tentang sejarah pemberontakan PKI sehingga muda terprovokasi atas nama HAM.

"Maka saya sangat setuju dengan Jenderal Gator Nurmantyo mantan Panglima TNI yang gencar menggelar nonton bareng film G30S/PKI agar masyarakat mengerti dan tau apa yang sebenarnya terjadi, PKI itu menyerang duluan bukan korban," terangnya.

Dia menyebut, Marx pernah bilang, saya mengirimkan komunisme ke Eropa sebagai hantu. Dalam konteks Indonesia sama saja, komunisme masuk untuk menebar teror di mana mana bagi masyarakat.

"Banyak kejadiankan contoh di Jawa Timur, kiai kiai NU di bunuh, aktivis Pemuda Ansor di Banyuwangi di racun dan di bantai," jelasnya.

"Kembali dalam konteks saat ini. seperti kejadian terbaru di Banyuwangi di kasus Palu Arit itu memang saya tidak tahu persis ya tapi itu jelas sebuah indikasi bahwa komunisme akan terus berusaha bangkit dan ingin kembali ke panggung politik Indonesia dengan berbagai macam cara. mengutip Marx, Komunis itu hantu dan kasus Palu Arit itu contohnya, "pungkasnya. [rok]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x