Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Januari 2018 | 07:14 WIB
 

Tambang Batu Kapur di Tuban Longsor

Oleh : - | Jumat, 12 Januari 2018 | 16:41 WIB
Tambang Batu Kapur di Tuban Longsor
(Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Tuban - Ratusan meter area tambang batu kapur yang berada di Desa Leran Wetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban mengalami longsor. Kondisi itu membuat kaget warga dan juga penambang yang ada di lokasi itu, Jumat (12/1/2017).

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa longsornya gunung batu kapur yang sudah bertahun-tahun ditambang itu.

Namun, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah lantaran di dalam area tambang itu masih terdapat peralatan tambang yang tertimbun longsor.

Pantauan beritajatim.com di lapangan, puluhan warga dari sekitar area tambang batu kapur itu tampak memadati sekitar tambang yang longsor. Mereka tampak melihat kondisi ambruknya pegunungan kapur yang bawahnya sudah ditambang tersebut.

"Ini tadi sekitar jam sepuluh pagi longsornya. Saya di dalam rumah langsung lari keluar," terang Wagino (51), seorang penambang asal Desa Klumpit, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban yang tinggal di lokasi tambang itu.

Sebelum runtuh, tambang batu kapur dengan luas sekitar dua hektar tersebut telah mengeluarkan suara yang sangat gemuruh. Sebelumnya, longsor dengan skala besar itu sejak dini hari tadi sudah terdapat longsor kecil di dalam area tambang di bawah tanah itu.

"Tadi jam tiga dini hari tadi sudah ada tiangnya yang ambruk, kemudian saya lihat di dalam tambang. Mungkin ini sebagai tanda-tanda kalau mau longsor yang besar ini," tambahnya.

Pada saat terjadinya longsor itu tidak ada satupun pekerja yang berada di dalam lokasi tambang batu kapur di bawah tanah itu. Pasalnya, setiap hari Jumat para pekerja tambang itu libur dan tidak melakukan aktivitas penambangan di bawah galian dengan kedalaman puluhan meter itu.

"Untungnya hari Jumat, jadi semua libur. Kalau tidak hari Jumat sudah pasti ada yang bekerja," ungkapnya.

Lokasi tambang batu kapur yang mengalami longsor tersebut sedikitnya adalah milik dari enam titik milik warga setempat. Sejumlah peralatan tambang seperti gergaji mesin dan juga perlengkapan tambang tertimbun di bawah reruntuhan batu yang ambruk. [beritajatim]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x