Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 April 2018 | 04:20 WIB
 

KPU Diminta Tegas Tindaklanjuti Putusan MK

Oleh : - | Kamis, 11 Januari 2018 | 20:14 WIB
KPU Diminta Tegas Tindaklanjuti Putusan MK
Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TEPI) Jerry Sumampouw - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TEPI) Jerry Sumampouw menilai KPU harus segera secepatnya menindaklanjuti putusan uji materi dalam Pasal 173 ayat (1) dan (3) Undang - Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilihan Umum oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

"Ya kalau sudah ada putusan MK tersebut, KPU harus bertindak dengan mengeluarkan Peraturan KPU (PKPU) ," kata Jery saat dikonfirmasi INILAHCOM, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Ia menyebutkan KPU tidak boleh mengulur-ulur waktu dalam melakukan verifikasi faktual terhadap parpol karena akan memperlambat waktu pelaksanaan proses Pemilu 2019.

"Proses verifikasi faktual itu butuh waktu lama, maka KPU secepatnya agar tidak menggangu proses pelaksanaan Pemilu 2019," tegasnya.

Diketahui, MK mengabulkan uji materi dalam Pasal 173 ayat (1) dan (3) Undang- Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Uji materi tersebut diajukan Partai Idaman yang terregitrasi dengan nomor 53/ PUU-XV/2017.

"Mengabulkan permohonan untuk sebagian," kata Ketua MK Arief Hidayat saat membaca putusan di Gedung MK," Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Pasal 173 ayat (1) berbunyi, partai politik peserta Pemilu adalah partai politik yang sudah ditetapkan verilikasi oleh KPU.

Sementara itu, Pasal 173 ayat (3) berbunyi," Partai politik yang telah lulus verilikasi dengan syarat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak diverifikasi ulang dan ditetapkan sebagai Parpol peserta Pemilu.

Dengan ketentuan dua pasal tersebut, maka parpol yang sudah lolos verifikasi Pemilu 2014 tidak diverifikasi ulang dan langsung ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2019.

Dengan putusan MK tersebut, maka ketentuan tersebut diubah.

Parpol yang sudah ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2014 tetap harus menjalani verifikasi faktual untuk lolos sebagai peserta Pemilu 2019. [rok]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x