Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Januari 2018 | 08:26 WIB
 

Gerindra: Wajar Jika Ada Permintaan Uang Rp40 M

Oleh : - | Kamis, 11 Januari 2018 | 19:57 WIB
Gerindra: Wajar Jika Ada Permintaan Uang Rp40 M
Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono mengklarifikasi pengakuan La Nyalla Mattalitti terkait permintaan uang.

"Tidak ada permintaan Rp40 miliar dalam surat tugas Gerindra pada Mas La Nyalla untuk mendapatkan partai koalisi untuk mengusung Mas La Nyalla dalam Pilgub Jatim," ujarnya dalam keterangan pers, Kamis (11/1/2018).

Dia menjelaskan sebenarnya dari awal Gerindra mengusung La Nyalla sebagai bakal cagub Gerindra. La Nyalla sebagai kader diizinkan untuk memasang fotonya bersama Prabowo Subianto selaku ketua umum di setiap pelosok Jawa Timur.

"Namun sampai surat tugas itu berakhir Mas La Nyalla tidak berhasil mendapatkan partai koalisi dalam hal ini partai besutan Pak Amien Rais (Partai Amanat Nasional)," katanya.

Dia bercerita Amien Rais mengusulkan La Nyalla, tetapi ketum PAN tidak mendukung dengan alasan pengurus wilayah menolak.

"Jadi jelas kan dukungan Amien Rais pada La Nyalla engga dianggap oleh ketum PAN dan DPW PAN Jatim," katanya.

Mengenai permintaan Rp40 miliar, dia menjelaskan hal itu wajar jika memang ada. Dana itu bisa digunakan untuk bayar saksi di TPS saat pencoblosan.

"Kalaupun itu benar adalah sangat wajar karena pertama kemenangan cakada dalam pilgub itu kuncinya adalah kekuatan para saksi di TPS," katanya.

Dia merinci jumlah TPS yang ada di 38 kab/kota dengan jumlah 68.511 TPS pada Pilgub Jatim 2018. Dibutuhkan tiga saksi untuk satu TPS.

Kalau uang makan saksi sebesar 200 ribu/orang saja maka dibutuhkan Rp41 miliar. Belum lagi saksi-saksi di tingkat PPS,PPK, dan, KPUD. Selain itu, dana pelatihan saksi sebelum pencoblosan selama tiga hari, yaitu sebesar 100 ribu perorang/hari.

"Dan butuh 3 hari artinya masih dibutuhkan dana sebesar Rp20,5 miliar artinya kekurangan dana nantinya yang menanggung ya kader Partai Gerindra seperti pada Pilgub DKI Jakarta seluruh kader Gerindra di Indonesia urunan untuk bantu Anies-Sandi," pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan, Mantan Ketua PSSI La Nyalla Mahmud Mattaliti mengaku diminta oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk menyiapkan uang puluhan miliar untuk Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim).

Mendengar permintaan Prabowo itu, La Nyalla menyanggupinya dengan mengatakan InsyaAllah. Kejadian itu terjadi dikediaman Prabowo di Hambalang, Bogor.

"Tidak ada InsyaAllah InsyaAllah disini, lho saya kaget," kata La Nyalla di restoran Mbok Berek, Tebet, Jakarta Selatan, menceritakan pertemuannya dengan Prabowo saat bertemu di Hambalang, Kamis (11/1/2017).

La Nyalla pun menyanggupi bahkan lebih dari jumlah tersebut, namun dia meminta jaminan rekomendasi segera dikeluarkan.

"Saya dimintai uang Rp40m, sebelum tanggal 20 Desember. Kalau ndak bisa saya ndak akan direkomendasikan. Saya mau uang Rp40 M, jangankan Rp40 M, Rp300 M dari tim pengusaha muslim saya siapkan," ujarnya.

Saat ditegaskan kembali siapa yang meminta uang tersebut, La Nyalla kembali menyebut nama Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

"Siapa lagi yang minta, pak Prabowo. Saya sudah keluar Rp4,9 M, saya cek ke Daniel (Bendahara Tim La Nyalla) sudah Rp79 M. Sudah diserahkan ke Hambalang. Di Hambalang diserahkan ke siapa saya tidak tahu," tandasnya.

Seperti diketahui, Partai Gerindra akhirnya mendukung pasangan Gus Ipul-Puti dalam Pilgub Jatim. Sebelumnya Gerindra sempat akan meminang sejumlah tokoh seperti Yenny Wahid dan Mahfud MD, namun keduanya menolak. [rok]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x