Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 21 Februari 2018 | 18:10 WIB
 

Polri Tegaskan OTT Tetap Diberlakukan saat Pilkada

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 11 Januari 2018 | 18:11 WIB
Polri Tegaskan OTT Tetap Diberlakukan saat Pilkada
Kapolri Jenderal Tito Karnavian - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan operasi tangkap tangan (OTT) tetap bisa dilakukan meski yang terjaring calon kepala daerah. OTT ini disebut upaya penindakan yang efektif.

"OTT harus, justru itu penting untuk menjaga proses demokrasi ini. Walaupun dia sudah ditetapkan sebagai calon kena OTT enggak apa-apa," kata Tito di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018).

Tito menegaskan penegak hukum tidak boleh ragu melakukan penindakan termasuk melakukan OTT terhadap orang-orang yang terlibat permainan uang termasuk saat gelaran pilkada.

"Kalau makai uang disawer-sawer atau membayar penyelenggara atau pengawas, tangkap, karena itu merusak demokrasi," sambung Tito.

Pada gelaran Pilkada serentak 2018 ini, Polri juga membentuk Satgas Antipolitik Uang. Satgas ini akan berkoordinasi dengan KPK untuk menindak calon kepala daerah yang bermain uang saat Pilkada berlangsung.

"Saya meminta Kabareskrim untuk membuat satgas ini. Mungkin utamanya adalah OTT, misalnya ada yang bayar ke KPU, Bawaslu, ada pejabat yang masih menjabat sebagai pegawai negeri tapi dia sawer sana-sini. Kita selidiki dari mana sumber keuangannya," tandasnya. [ton]

Komentar

 
Embed Widget

x