Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Januari 2018 | 00:41 WIB
 

Kapolri Warning kepada Calon Kepala Daerah

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 11 Januari 2018 | 15:12 WIB
Kapolri <i>Warning</i> kepada Calon Kepala Daerah
Kapolri Jenderal Tito Karnavian - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan peringatan atau warning kepada calon kepala daerah (cakada) untuk tak bermain politik uang.

Sebab Satgas Anti-Politik Uang akan menindak tegas bentuk penyimpangan politik uang saat Pilkada 2018 berlangsung.

"Saya meminta Kabareskrim untuk membuat satgas ini. Mungkin utamanya adalah OTT, misalnya ada yang bayar ke KPU, Bawaslu, ada pejabat yang masih menjabat sebagai pegawai negeri tapi dia sawer sana-sini. Kita selidiki dari mana sumber keuangannya," ujar Tito kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018).

Pada pelaksanaan tugas, Satgas Anti-Politik Uang akan memilah penanganan kasus. Koordinasi dilakukan dengan KPK terkait penyelenggara negara yang melakukan penyimpangan.

"Ada kriteria yang penyelenggara negara yang bisa dilakukan tindakan oleh KPK, ada juga yang tidak. Kita bisa kerja sama sehingga kekosongan bisa saling isi," sambungnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Kabareskrim Komjen Pol Ari Dono Sukmanto yang memimpin Satgas ini mengatakan penanganan kasus dugaan politik uang akan ditangani di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Satgas ini juga bertugas memastikan pencegahan terjadinya politik uang.

"Kalau money politics sudah jelas bahwa ada di UU Pilkada itu sendiri kita masuknya lewat Sentra Gakkumdu. Kemudian, kalau pelakunya itu dari pegawai negeri nantinya yang menggunakan anggaran pemerintah, itu nanti kita lihat apakah ini bagian dari aparatur pemerintah yang memang domainnya KPK untuk menangani, nanti KPK yang menangani," kata Ari Dono.[jat]

Komentar

 
Embed Widget

x