Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Januari 2018 | 02:55 WIB
 

Pilkada Serentak 2018

Polri, Kejagung, KPK Rapat Bahas Penundaan Kasus

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 11 Januari 2018 | 14:22 WIB
Polri, Kejagung, KPK Rapat Bahas Penundaan Kasus
Kapolri Jenderal Tito Karnavian - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menghadiri rapat gabungan persiapan Pilkada serentak di DPR.

Dalam rapat tersebut Tito akan menjelaskan prosedur penanganan kasus calon kepala daerah di masa Pilkada yang akan dihentikan sementara.

"Siang ini kita semua dari Polri, Kejaksaan, KPK, Bawaslu itu diundang DPR. Dipimpin langsung oleh pimpinan DPR, kalau nggak salah Pak Fadli Zon, untuk membicarakan masalah kesepakatan ini," kata Tito di gedung Rupatama, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018).

Menurut Tito, kesepakatan menunda proses hukum calon kepala daerah di masa Pilkada akan dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU).

Tito sebelumnya mengimbau KPK dan Kejagung terkait penanganan kasus calon kepala daerah.

"Kalau memang disepakati ya kita buat MoU supaya semua ada dasar hukumnya. Kita lihat dalam kontestasi ini para pasangan calon berusaha untuk dapat dukungan publik, berusaha untuk dapat voters, suara. Maka mereka akan berusaha untuk membuat program atau kegiatan-kegiatan yang menarik hati publik," kata Tito.

Dia mengatakan, proses hukum pada masa Pilkada akan berpengaruh terhadap persepsi masyarakat terhadap calon. Tito tak ingin proses hukum nantinya akan dipolitisasi oleh pihak tertentu.

"Saya berpendapat hukum adalah supremasi tapi demokrasi ini juga harus kita hormati. Apalagi sangat sensitif kalau seseorang dipanggil terus, pasti itu berpengaruh kepada popularitas dan elektabilitasnya. Itu bisa jeblok," jelas Tito.

Aturan untuk menunda proses hukum terhadap calon kepala daerah diatur lewat Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor SE/7/VI/2014. Saat itu Jenderal (Purn) Badrodin Haiti mengeluarkan surat edaran untuk lingkungan Polri.[jat]

Komentar

 
Embed Widget

x