Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 02:26 WIB

Begini Cara Novanto Terima Duit KTP-el

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 11 Januari 2018 | 12:45 WIB

Berita Terkait

Begini Cara Novanto Terima Duit KTP-el
Setya Novanto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Dugaan Setya Novanto menerima uang hasil korupsi dalam proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (KTP-el) mulai terungkap. Novanto terima uang KTP-el melalui Irvanto Hendra Pambudi yang juga keponakannya.

Hal ini saat Jaksa Penuntut Umum KPK menghadirkan saksi manager PT Inti Valuta (money changer) Riswan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2017) untuk terdakwa Setya Novanto.

Irvanto disebut menerima uang dolar senilai USD 2,6 juta dari Biomorf Mauritius, perusahaan asing yang menjadi salah satu penyedia produk biometrik merek L-1. Produk tersebut digunakan dalam proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Namun, uang yang diterima Irvanto itu tidak secara langsung. Irvan memakai dua money changer untuk menerima uang dari luar negeri. Salah satunya money changer Riswan.

Menurut Riswan, pada Januari 2012 Irvanto mendatanginya dan mengatakan bahwa ia memiliki uang dalam mata uang dollar AS di negara Mauritius yang ingin ditransfer ke Indonesia.

Kemudin Riswan menghubungi rekannya, Yulihira, salah satu pemilik money changer yang memiliki rekening di Singapura. Riswan merencanakan agar uang USD 2,6 juta dari Mauritius dikirim terlebih dulu ke rekening Yulihira di Singapura.

Yulihara kemudian memberikan nomor rekeningnya kepada Riswan untuk diberitahukan kepada Irvanto.

Setelah itu, Yulihira menerima uang 2,6 juta dollar AS dari Mauritius. Ia kemudian mengirimkan uang tersebut kepada rekening perusahaan money changer milik Riswan di Indonesia.

Kemudian, Riswan menyerahkan uang tersebut dalam bentuk tunai secara bertahap tiga kali kepada Irvanto.

"Jadi ini barter, bukan penukaran uang," kata Riswan saat bersaksi untuk Novanto.

Perwakilan perusahaan Biomorf tersebut adalah Johannes Marliem. Dalam fakta sidang sebelumnya, Marliem merupakan salah satu pengusaha yang memberikan uang kepada Setya Novanto. [rok]

Komentar

Embed Widget
x