Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 November 2018 | 00:41 WIB

Cagub di Maluku, Irjen Murad Minta Polisi Netral

Rabu, 10 Januari 2018 | 21:10 WIB

Berita Terkait

Cagub di Maluku, Irjen Murad Minta Polisi Netral
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Ambon - Bakal Calon Gubernur Maluku, Irjen Murad Ismail mengimbau jajaran polisi diwilayah tersebut netral dalam Pilkada Maluku 2018. Meski berasal dari Polisi, dia meminta agar para anggota korps Bhayangkara tetap berintegritas.

"Saya memang mantan Kapolda Maluku. Namun, tidak mau memanfaatkan jabatan tersebut untuk perbuatan melanggar ketentuan undang-undang (UU). Apalagi menjerumuskan personil maupun institusi polisi dalam tahapan pilkada Maluku," kata Murad di Ambon, Rabu (10/1/2018).

"Saya memang masih memangku jabatan Komandan Korps Brimob dan telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di Jakarta pada 7 Januari 2018 karena memahami ketentuan perundang-undangan dengan harapan personel polisi bersikap netral saat tahapan pilkada Maluku," tambahnya.

Dia menginginkan, jajaran polisi di Maluku harus mengawal stabilitas keamanan semakin kondusif ini agar pilkada berlangsung lancar, aman dan sukses.

Dia berjanji setelah dinonaktifkan dari jabatan Komandan Korps Brimob, maka perlu menghadap Kapolri untuk meminta dukung secara pribadi keikutsertaannya di pilkada Maluku.

"Saya meminta dukungan moril Kapolri secara pribadi yang merestui mengikuti pilkada dengan tujuan menyejahterakan lebih dari 1,8 juta jiwa penduduk Maluku," kata Murad.

Dia juga menyinggung alasan sehingga meletakkan jabatan Komandan Korps Brimob dan peluang meraih bintang tiga karena terpanggil untuk membangun Maluku.

"Kan masih dua tahun lagi baru pensiun. Hanya pengabdian untuk membangun Maluku merupakan panggilan hati yang diwujudkan dengan mengikuti pilkada berpasangan dengan Barnabas Orno," ujar Murad.

Dia juga menyatakan, tidak mau berbuat curang untuk memenangkan pemilihan gubernur dan wagub Maluku periode 2018-2023. Dia juga meminya jangan ada pihak yang berbuat curang dalam tahapan pilkada Maluku.

"Saya tidak mau berbuat curang dan mengingatkan kandidat maupun tim sukses pasangan gubernur dan wagub Maluku lain agar jangan berbuat curang," tandasnya.

Pasangan Murad-Barnabas direkomendasikan PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Nasdem, Partai Hanura, PKB, PKP, PPP dan PAN dengan keterwakilan 27 dari 45 legislator Maluku. Pasangan ini akan berhadapan dengan pasangan petahana Gubernur Maluku Said Assagaff dan Bupati Maluku Tenggara Anderias Rentanubun direkomendasikan Partai Golkar, Partai Demokrat dan PKS masing- masing enam kursi di DPRD Maluku.
Serta juga akan berhadapan dengan pasangan independen, Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath. [tar]

Komentar

Embed Widget
x