Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 16 Juli 2018 | 17:46 WIB
 

Jokowi Ingatkan Jangan Ada Perpecahan

Oleh : Ray Muhammad | Senin, 8 Januari 2018 | 19:04 WIB
Jokowi Ingatkan Jangan Ada Perpecahan
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana menyerahkan 2.405 sertifikat tanah untuk rakyat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (8/1/2017).

Tampak hadir pula sejumlah pejabat dalam kesempatan ini antara lain Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya.

Adapun penyerahan sertifikat tanah ini berlangsung di Millenium Ballroom, Kota Kupang. Adapun jumlah total sertifikat yang dibagikan untuk Provinsi NTT berjumlah 65.548 sertifikat.

Jokowi mengatakan, pemerintah menargetkan untuk menyelesaikan lima juta sertifikat pada tahun 2017 lalu dan tujuh juta sertifikat pada tahun 2018 ini di seluruh Indonesia.

"Tahun ini tujuh juta harus keluar dari kantor-kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) yang ada, tahun depannya lagi 9 juta, tahun depannya lagi 12 juta sertifikat. Nanti kepala kantor BPN di kanwil maupun di kantor kabupaten semuanya enggak tidur ngurus sertifikat," kata Jokowi.

Kepala Negara pun menyampaikan pentingnya memiliki sertifikat tanah yang merupakan tanda bukti hak hukum atas tanah yang dimiliki supaya terhindar dari sengketa.

"Targetnya ke sana supaya tidak ada sengketa, supaya seluruh bidang harus tersertifikasi, semuanya diberikan kepada rakyat," ujarnya.

Dalam penyerahan sertifikat tanah tersebut, Jokowi juga mengijinkan apabila ada yang ingin sertifikat tanahnya dijadikan sebagai agunan untuk pinjaman ke bank.

Namun ia mengingatkan, agar pinjaman tersebut digunakan sebagai modal usaha atau investasi, bukan untuk memenuhi gaya hidup yang tidak perlu.

"Enggak apa-apa, tapi tolong dihitung dulu, tolong dikalkulasi dulu bisa mengangsur nggak kalau kita pinjam ke bank. Dipakai untuk apa juga harus jelas harus dipakai untuk investasi, usaha dipakai untuk modal usaha jangan dipakai untuk yang lain-lain," tuturnya.

Presiden RI pun menyampaikan pesannya agar rakyat Indonesia senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan sebagai sebuah bangsa.

"Marilah kita jaga bersama-sama persatuan kita, marilah kita jaga bersama-sama negara kita Indonesia dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila," ungkapnya.

Ia pun mengharapakan agar jangan sampai kasus persengketaan tanah memicu terjadinya perpecahan antar daerah dan suku yang merupakan saudara sebangsa satu sama lainnya.

"Marilah kita jaga agar hal itu tidak terjadi di NTT dan di seluruh Tanah Air kita Indonesia," pungkas Jokowi.[jat]

Tags

Komentar

x