Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 26 Mei 2018 | 16:34 WIB
 

Tahun Politik

Kapolri Imbau Parpol Tak Main Isu Sensitif

Oleh : Muhamad Yusuf Agam | Jumat, 29 Desember 2017 | 20:14 WIB
Kapolri Imbau Parpol Tak Main Isu Sensitif
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menghimbau kepada para Partai Politik untuk menghindari upaya-uoaya Provokatif jelang tahun politik. Menurutnya, isu-isu tersebut justru akan memecah belah bangsa.

"Jadi yang mesin politik, parpol yang mendukung, kita harap boleh menghangat, tapi jangan sampai panas, apalagi terbakar. Hindari isu provokatif, sensitif, jangan sampai konflik, perpecahan bangsa, untuk memenuhi ambisi politik sektoral," kata Tito dalam acara rilis akhir tahun Polri di gedung Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (29/12/2017).

Tito menegaskan bahwa Polri akan bersikap profesional dan netral. Dia juga meminta bantuan dari tokoh masyarakat, tokoh agama dan awak media untuk turun membantu mencipatakan suasana yang kondusif.

"Tokoh agama, tokoh masyarakat, teman-teman media, tolong buat berita yang mendinginkan. Para netizen yang bermain di medsos agar buat kabar, informasi, yang mendinginkan. Jangan kalau ada informasi yang memanaskan, langsung di-share," ujar Tito.

Tito juga mengingatkan kepada para pemangku yang mengakomodir pesta demokrasi ini seperti pengamat, LSM dan pengawas untuk turut serta menangkal bahaya-bahaya isu provokatif.

"Bantu awasi. Begitu ada yang sensitif, hoax, bergerak, sehingga isu negatif tak sampai berkembang. Bulan Agustus, kontestasi pilpres. Memang 2019, tapi tahapannya dimulai Agustus 2018. Penetapan paslon capres dan wapres. Ini juga mulai memanaskan mesin politik nasional. Jadi Juni ada pilkada serentak, panas mesinnya, Agustus penetapan paslon capres-cawapres, mesin makin panas," jelas Tito.[jat]

Komentar

 
Embed Widget

x