Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 16 Juli 2018 | 17:21 WIB
 

Aktivis Apresiasi Kinerja Menteri Siti Nurbaya

Oleh : - | Jumat, 29 Desember 2017 | 17:22 WIB
Aktivis Apresiasi Kinerja Menteri Siti Nurbaya
(Foto: Inilahcom/Dok)

INILAHCOM, Jakarta - Aktivis lingkungan yang tergabung dalam KEMAH INDONESIA (Komite Pemuda Menjaga Hutan Indonesia) menggelar catatan akhir tahun 2017. Para aktivis lingkungan ini apresiasi kerja keras Menteri LHK Siti Nurbaya beserta jajarannya.

Sekjen KEMAH Indonesia Heru Purwoko menyatakan pihaknya menilai kinerja Siti memuaskan juga jajaran dari Kementerian LHK yang dipimpin Siti Nurbaya di tahun 2017. Di antaranya luas area kebakaran hutan dan lahan di Indonesia telah menurun secara drastis di tahun 2017, dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Ini amatlah sangat penting mengingat Indonesia sebagai negara paru-paru dunia, jutaan masyarakat yang terkena dampak Kebakaran hutan dan lahan saat ini bisa bebas menghirup udara bersih, dan ekosistem lingkungan semakin terjaga dengan baik," terang Heru di Jakarta, Jumat (29/12/2017).

Serangkaian upaya dilakukan KLHK untuk mengantisipasi ancaman kebakaran hutan melalui sistem perencanaan, deteksi, dan tindakan yang tepat .

Selain melakukan upaya antisipasi kebakaran hutan dan lahan KEMAH Indonesia juga mencatat di tahun 2017 Menteri Siti Nurbaya beserta jajaran KLHK, membuat Korporasi ataupun pihak-pihak yang selama ini nakal bandel menjadi tidak dapat berkutik sama sekali. Ini dapat dilihat dari gugatan yang di menangkan KLHK Terhadap korporasi yang melakukan tindakan pembakaran hutan dan lahan.

"Penegakan hukum bagi korporasi yang terlibat kebakaran hutan dan lahan , baik tindakan secara administrasi, pidana, maupun perdata sangatlah tidak main-main ini menjadi bentuk keseriusan dari Pemerintah Melalui KLHK Untuk melakukan tindakan tegas kepada siapa saja mereka pelaku kejahatan lingkungan dan kehutanan," paparnya.

Berdasarkan data ada beberapa putusan pengadilan yang telah dimenangkan KLHK melawan korporasi pelaku karhutla.

Sementara itu, anggota Divisi Penggalangan KEMAH Indonesia Yefta Bakarbessy menambahkan pihaknya mencatat di tahun 2017, KLHK Gencar melaksanakan perhutanan sosial dengan adanya perhutanan sosial diharapkan dapat mengurangi kesenjangan ekonomi masyarakat di pedesaan dengan perkotaan .

"Kebijakan perhutanan sosial telah menitikberatkan pada pemberian fasilitas terhadap rakyat untuk tujuan kemakmuran. Rakyat dapat mengakses sumber daya hutan yang ada di sekitarnya melalui program perhutanan sosial," tegas Yefta.

Pemerintah telah mengalokasikan kawasan hutan seluas 12,7 juta hektar (10% dari luas kawasan hutan Indonesia) untuk masyarakat melalui program perhutanan sosial dengan skema Hutan Kemasyarakatan, Hutan Desa, Hutan Adat, Hutan Tanaman Rakyat dan Kemitraan.

Aktivis KEMAH Indonesia menyebutkan bahwa Masyarakat sangat puas atas apa yang telah dilakukan dikerjakan Menteri Siti Nurbaya beserta Jajarannya di Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan. [rok]

Komentar

x