Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 April 2018 | 20:40 WIB
 

Tabrakan Wakapolres Malang, Tersangka Belum Ada

Oleh : - | Kamis, 28 Desember 2017 | 13:39 WIB
Tabrakan Wakapolres Malang, Tersangka Belum Ada
Proses pemakaman jenazah korban tabrakan - (Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Malang - Polres Malang belum menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan lalu-lintas di Jalan Raya Sumberpucung, Kabupaten Malang, yang melibatkan mobil milik Wakapolres Malang Kota Kompol Nandu Dianata dengan pengemudi dan penumpang becak motor (Bentor) hingga meninggal dunia.

Kepastian itu disampaikan langsung Kepala Satuan Lalu-Lintas Polres Malang, AKP M Probandono Bobby Danuardi, Kamis (28/12/2017). "Iya status sopir (pengemudi Fortuner, red) masih saksi, Mas," kata Bobby.

Ditanya terkait pasal 310 ayat (4) UU LLAJ jika pelaku wajib dilakukan penahanan dikarenakan kelalaiannya yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain? AKP Bobby balik bertanya menentukan kelalaian siapa.

Menurut Bobby, belum ada tersangka harus ada hasil olah TKP ditambah pemeriksaan saksi.

"Dalam menentukan sebuah pidana kan ada proses sidik dan lidik, Mas. Seseorang bisa dikatakan lalai ada proses sidik dan lidiknya," terang Bobby.

Sebagai contoh dalam kasus laka lantas, beber AKP Bobby, ada mobil menyalip di marka terputus, mobil tersebut lalu menyalip kendaraan di depannya. Sudah melihat situasi dan sudah memberikan lampu sign, saat yang bersamaan tiba-tiba ada orang menyeberang tanpa melihat kanan dan kiri (nyelonong) lantas mobil tersebut menabrak orang ini.

"Lalu ada saksi yang mengatakan bahwa mobil tersebut sudah memberikan tanda untuk menyalip, serta kondisi jalan kosong dan memungkinkan untuk menyalip kendaraan di depannya. Namun tiba-tiba ada seseorang yang menyebrang tanpa melihat situasi jalan raya. Dalam kondisi tersebut apakah bisa langsung pengemudi mobil tersebut dikatakan lalai mas? kan tidak," papar Bobby.

"Semua ada proses sidik dan lidik, dimana penyidik mencari bukti untuk membuat terang suatu kejadian. Insya Allah kita semua profesional," tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan menewaskan penumpang dan pengemudi Bentor atas nama Dwi Cahyono (25), warga Dusun Mbodo RT 31/ RW 05, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Serta, Timah (60), warga Desa Jatiguwi RT 05/ RW 20, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Keduanya tertabrak mobil fortuner milik Wakapolres Malang Kota. Menurut Polisi, fortuner nopol N 1251 BX disopiri Dedik Kurniawan (25), warga Jalan Jaksa Agung Suprapto Dalam 38 RT 04, Kota Malang. [beritajatim]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x