Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:04 WIB

Arsul: Orang Djan Faridz Tinggal Hitungan Jari

Oleh : Ray Muhammad | Selasa, 26 Desember 2017 | 06:00 WIB

Berita Terkait

Arsul: Orang Djan Faridz Tinggal Hitungan Jari
Djan Faridz - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Sekjen PPP Arsul Sani mengharapkan agar publik tak lagi menganggap bahwa masih ada konflik dualisme kepemimpinan yang terjadi di partainya.

Hal ini, kata Arsul, menyusul telah diputuskannya kepengurusan PPP dibawah kepemimpinan M Romahurmuziy (Rommy) dan dirinya menjabat sebagai Sekjen oleh Mahkamah Agung (MA).

"Untuk itu, kami minta teman-teman media mulai sekarang jangan pakai lagi istilah PPP kubu Romahurmuziy dan Djan Faridz. Enggak ada lagi kubu-kubuan. Sebetulnya, begitu tanggal 4 Agustus kemarin, kasasi Djan Faridz ditolak, enggak ada lagi kubu. Semua sudah diputus," jelas Arsul kepada INILAHCOM, Jakarta, Senin (25/12/2017).

Adapun untuk menghilangkan kesan masih adanya konflik internal, PPP terus melakukan konsolidasi dengan sejumlah kepengurusan dan kader yang selama ini terbelah oleh kubu.

"Sejak bulan Juni, semua wilayah kami perintahkan untuk menampung. Kalau ada yang ketinggalan kepengurusannya, SK kami perbaharui dan dimasukkan. Karena sudah munaswil, maka dimasukannya ke posisi wakil ketua, wakil sekretaris atau wakil bendahara. Pengurus harian kan, di rapat suaranya sama," ujarnya.

Lebih lanjut, Arsul menegaskan bukan hal yang sulit untuk membuat kepengurusan PPP kembali solid lantaran orang-orang yang saat ini ada di pihak Djan Faridz sudah tak banyak.

"Tinggal sedikit saja orangya Djan Faridz. Kalau dihitung dengan jari tangan dua, itu saja enggak lebih. Kalau lebihnya, paling ditambah jari kaki dua," ucapnya. [rym]

Komentar

Embed Widget
x