Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 April 2018 | 23:11 WIB
 

Jelang Tahun Politik

Lulung Minta PPP Kubu Rommy Gelar Ta'aruf Nasional

Oleh : Ray Muhammad | Senin, 25 Desember 2017 | 05:00 WIB
Lulung Minta PPP Kubu Rommy Gelar Ta'aruf Nasional
Politikus PPP Abraham Lunggana (Haji Lulung) - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Politikus PPP Abraham Lunggana (Haji Lulung) menilai, kejayaan partai Ka'bah di tahun depan akan terus merosot jika konflik internalnya terus dibiarkan tanpa penyelesaian yang jelas.

Ia menyadari, 2018 hingga 2019 merupakan tahun politik bagi Indonesia. Jika konflik PPP antara kubu M Romahurmuziy (Rommy) dan Djan Faridz terus berkepanjangan, maka partai Ka'bah tak akan mendapatkan perolehan politik yang memuaskan.

"Jadi, bagaimana kami menghadapi pileg dan pilpres 2019. Apakah yakin memperoleh kursi yang signifikan atau paling tidak utuh seperti hari ini, baik di tingkat DPR maupun DPRD?," cetus Lulung kepada INILAHCOM, Jakarta, Minggu (24/12/2017).

Untuk itu, ia mengimbau jajaran elit kubu Rommy yang sudah mendapatkan kemenangan hak kepengurusan, perlu melakukan rekonsiliasi dengan kubu yang menjadi lawan sengitnya.

"Cobalah lakukan rekonsiliasi atau ta'aruf nasional. Jangan bicara kalah dan menang, tapi bicaranya adalah potensi PPP yang sudah terbelah dua. Ini menjadi tanggung jawab siapa?," ujarnya.

Selaku Wakil Ketua DPRD DKI, ia mengaku merasakan perpecahan kepengurusan PPP di tingkat provinsi. Lulung menyayangkan apabila hal ini terus dibiarkan, sehingga mempengaruhi elektabilitas partai.

"Contoh di DKI Jakarta saja kepengurusannya dari toga terbagi menjadi enam. Di tingkat kecamatannya saja ada 84 dari 44. Terus dari 267 kelurahan menjadi sekitar 500. Siapa yg bertanggungjawab? Apakah akan mendapat 10 kursi? Belum tentu," tandasnya. [rym]

Komentar

 
Embed Widget

x