Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 21:49 WIB

Puan: Masa Depan Anak Bergantung Pada Peran Ibu

Jumat, 22 Desember 2017 | 18:22 WIB

Berita Terkait

Puan: Masa Depan Anak Bergantung Pada Peran Ibu
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menjadikan momentum Peringatan Hari Ibu Nasional sebagai momentum penting untuk meningkatkan peran ibu dalam memberikan vaksinasi, kecukupan gizi, dan pendidikan bagi anak-anak.

Puan menegaskan bahwa peran seorang Ibu sangatlah penting dalam segala aspek kehidupan anak. Bahkan peran vital itu sudah dimulai sejak anak masih janin dalam kandungan.

"Masa depan anak itu sangat bergantung pada peran ibunya," ucap Menko Puan Maharani, Jumat (22/12/2017).

Peringatan Hari Ibu di Raja Ampat sangat spesial karena dihadiri Presiden Joko Widodo serta sembilan menteri perempuan kabinet kerja. Hadir pula Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Bupati Raja Ampat, Marcus Wanma, dan beberapa tokoh adat lainnya.

Puan mengaku sangat bahagia atas diperingatinya Hari Ibu. Menurutnya, rasa sayang ibu kepada anak-anaknya itu sangat besar dan tiada ternilai harganya. "Ada begitu banyak pengorbanan ibu yang dilakukan dalam kehidupan demi anak-anaknya," ujarnya.

Cucu proklamator kemerdekaan Soekarno ini menggarisbawahi bahwa kecintaan seorang ibu kepada anaknya harus pula dibarengi kengan kesungguhan untuk menyiapkan masa depan anak.

Bagi Puan, dalam konteks kekinian, ibu yang memberikan vaksinasi kepada anaknya, ibu yang memperhatikan kebutuhan gizi tumbuh kembang balitanya, dan ibu yang peduli terhadap pendidikan anaknya adalah wujud sayang ibu yang sebenarnya. "Inilah wujud kecintaan seorang ibu yang seharusnya," tutur Puan.

Lebih lanjut, Puan menekankan bahwa untuk setiap persoalan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan negara telah hadir untuk ibu-ibu dari kalangan yang kurang mampu.

"Vaksinasi itu gratis di puskesmas, kemudian ada program Keluarga Harapan yang memberikan makanan ekstra, Anak-anak dari keluarga kurang mampu juga mendapat tunjangan sekolah. Ini semua diberikan agar ibu bisa memperhatikan dan membantu proses perkembangan anaknya di segala aspek kehidupannya," ungkap Puan.

Puncak peringatan Hari Ibu Hari Ibu ke-89 yang dihelat di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Raja Ampat, Papua Barat sendiri berlangsung sangat meriah. Acara ini dibuka oleh iringan suling tambur oleh mama-mama Raja ampat yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh kelompok paduan suara Bhayangkari.

Menko PMK pada acara ini juga turut membacakan puisi bersama menteri-menteri perempuan lainnya.

"Jadilah ibu yang memperkokoh karakter bangsa, memperhalus budi pekerti dan mengajarkan tradisi luhur, demi kebangkitan bangsa Indonesia," ucapnya. [rok]

Komentar

Embed Widget
x