Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 26 Mei 2018 | 16:37 WIB
 

Gaduh Mutasi Pati TNI, Ryamizard Belain Panglima

Oleh : - | Rabu, 20 Desember 2017 | 20:49 WIB
Gaduh Mutasi Pati TNI, Ryamizard Belain Panglima
Menteri Pertahanan Jenderal Ryamizard Ryacudu - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pertahanan Jenderal Ryamizard Ryacudu menilai dalam keputusan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang menganulir mutasi 16 Panglima Tinggi (Pati), tidak salah. Filosofi prajurit adalah abdi negara yang siap ditempatkan di posisi mana saja.

Ryamizard menegaskan, pembatalan mutasi ke-16 Pati tersebut, merupakan hal yang lumrah di tubuh TNI. Selain itu, keputusan tersebut menjadi prerogatif Panglima TNI.

"Mutasi, apakah itu dianulir atau tidak, merupakan hal biasa di tubuh TNI. Bagaimanapun, tentara harus menerimanya. Kan yang menggunakan (pejabat TNI) adalah panglima. Itu memang hak panglima," kata Ryamizard kepada wartawan di Jakarta, Rabu (20/12/2017).

Mantan Kasad ini Ryamizard mengatakan, TNI merupakan alat negara dan Kementrian Pertahanan adalah yang mengurus pertahanan negara, sehingga penentuan alat negara (TNI) diserahkan kepada Panglima.

"Saya saja dulu skep (surat keputusan) sudah keluar untuk jadi Panglima tetapi dianulir-anulir juga. Dan saya tidak protes," katanya.

Sekedar mengingatkan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengeluarkan SK Nomor Kep/982.a/XII/2017 tertanggal 19 Desember 2017. Isinya tentang perubahan keputusan Panglima TNI sebelumnya bernomor Kep/982/XII/2017 tanggal 4 Desember 2017 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan Lingkungan TNI.

Dengan kata lain, beleid dari Panglima TNI ini membatalkan beleid pendahulunya, Jenderal Gatot Nurmantyo. Di mana, Gatot memutasi 85 Pati TNI, termasuk Letjen TNI Edy Rahmayadi dari Pangkostrad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun dini).

Ke-16 Pati yang nasibnya 'diselamatkan' panglima adalah sebagai berikut. Letjen Edy Rahmayadi dari Pangkostrad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun dini), Mayjen TNI Sudirman dari Asops Kasad menjadi Pangkostrad Mayjen TNI AM Putranto, dari Pangdam II/Swj menjadi Asops Kasad Mayjen TNI Subiyanto dari Aspers Kasad menjadi Pangdam II/Swj.

Adapula Brigjen TNI Heri Wiranto, dari Waaspers Panglima TNI menjadi Aspers Kasad. Brigjen TNI Gunung Iskandar dari Waaspers Kasad menjadi Waaspers Panglima TNI. Kolonel Inf Agus Setiawan dari Pamen Denma Mabesad menjadi Waaspers Kasad Mayjen TNI Agung Risdhianto, dari Dankodiklat TNI menjadi Staf Khusus Kasad. Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono dari Dankormar menjadi Dankodiklat TNI. Brigjen TNI (Mar) Hasanudin dari Kas Kormar menjadi Dankormar.

Dan, Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah dari Danpasmar II Kormar menjadi Kas Komar. Kolonel Mar Edi Juardi dari Asops Kormar menjadi Danpasmar II Kormar. Brigjen TNI Edison Simanjuntak dari Pa Sahli Tk II Ekku Sahli Bid Ekkudag Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI. Brigjen TNI Herawan Adji dari Dir F Bais TNI menjadi Pa Sahli Tk II Ekku Sahli Bid Ekkudag Panglima TNI. Kolonel Kav Steverly Christmas P dari Pa Sahli Tk II Poldagri Sahli Bid Polkamnas Panglima TNI menjadi Dir F Bais TNI. Kolonel Inf Syafruddin dari Paban IV/Ops Sops TNI menjadi Pa Sahli Tk II Poldagri Sahli Bid Polkamnas Panglima TNI. [rok]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x