Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 Februari 2018 | 03:20 WIB
 

Alasan Panglima TNI Batalkan Keputusan Gatot

Oleh : Muhamad Yusuf Agam | Rabu, 20 Desember 2017 | 14:48 WIB
Alasan Panglima TNI Batalkan Keputusan Gatot
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto - (Foto: inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto membeberkan alasaanya menganulir keputusan Jenderal Gatot soal Mutasi 16 Perwira TNI.

Hadi mengatakan pengambilan keputusan ini sudah berdasarkan evaluasi secara menyeluruh sejak ia menjabat sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot. Menurutnya, mereka masih dibutuhkan oleh TNI untuk masa depan.

"Dengarkan baik-baik, untuk mengemban amanah sebagai Panglima TNI, saya udah melaksanakan evaluasi secara kesinambungan terhadap SDM untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan tantangan tugas ke depan," ujar Hadi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (20/12/2017).

Hadi menjelaskan, dalam karir perwira di TNI tidak ada istilah Like And Dislike. Dia menegaskan tak perlu ada yang di khawatirkan soal Pembatalan mutasi tersebut.

"Tidak ada istilah di dalam pembinaan karier adalah like and dislike," tegas Hadi.

Menurut Hadi, ada berbagai aspek penilaian soal mutasi perwira TNI, salah satunya profesionalisme kerja dan perilaku prajurit itu sendiri.

"Dasar penilaian SDM adalah profesionalitas dan manned system. Terkait dengan pembinaan karier prajurit TNI itu sudah baku, semua berdasarkan profesionalitas dan manned system yang selalu kita lakukan," terang Hadi.

Hadi membatalkan sebagian keputusan Panglima TNI sebelum dirinya, Jenderal Gatot Nurmantyo, terkait dengan pemberhentian dan pengangkatan 84 perwira tinggi (pati) TNI. Salah satunya, Letjen TNI Edy Rahmayadi tetap menjadi Pangkostrad.

Pembatalan tersebut tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/982.a/XII/2017 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI yang dikeluarkan dan ditandatangani Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pada Selasa, 19 Desember 2017.

Dalam surat keputusan itu disebutkan perubahan pada Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/982.a/XII/2017 yang dikeluarkan dan ditandatangani oleh Jenderal Gatot Nurmantyo pada 4 Desember 2017 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI atas nama 84 perwira tinggi TNI, termasuk Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi.

Berikut nama-nama Perwira TNI yang di Mutasi oleh Jenderal Gatot dan dibatalkan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi;

1. Letjen TNI Edy Rahmayadi dari Pangkostrad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun dini),

2. Mayjen TNI Sudirman dari Asops Kasad menjadi Pangkostrad

3. Mayjen TNI AM Putranto, dari Pangdam II/Swj menjadi Asops Kasad.

4. Mayjen TNI Subiyanto dari Aspers Kasad menjadi Pangdam II/Swj

5. Brigjen TNI Heri Wiranto, dari Waaspers Panglima TNI menjadi Aspers Kasad

6. Brigjen TNI Gunung Iskandar dari Waaspers Kasad menjadi Waaspers Panglima TNI

7. Kolonel Inf Agus Setiawan dari Pamen Denma Mabesad menjadi Waaspers Kasad

8. Mayjen TNI Agung Risdhianto, dari Dankodiklat TNI menjadi Staf Khusus Kasad

9. Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono dari Dankormar menjadi Dankodiklat TNI

10. Brigjen TNI (Mar) Hasanudin dari Kas Kormar menjadi Dankormar

11. Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah dari Danpasmar II Kormar menjadi Kas Komar

12. Kolonel Mar Edi Juardi dari Asops Kormar menjadi Danpasmar II Kormar

13. Brigjen TNI Edison Simanjuntak dari Pa Sahli Tk II Ekku Sahli Bid Ekkudag Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI

14. Brigjen TNI Herawan Adji dari Dir F Bais TNI menjadi Pa Sahli Tk II Ekku Sahli Bid Ekkudag Panglima TNI

15. Kolonel Kav Steverly Christmas P dari Pa Sahli Tk II Poldagri Sahli Bid Polkamnas Panglima TNI menjadi Dir F Bais TNI

16. Kolonel Inf Syafruddin dari Paban IV/Ops Sops TNI menjadi Pa Sahli Tk II Poldagri Sahli Bid Polkamnas Panglima TNI.[jat]

Komentar

 
Embed Widget

x