Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 21 Oktober 2018 | 07:51 WIB

Panglima Hadi Anulir Mutasi Pati Dikritik Senior

Rabu, 20 Desember 2017 | 14:03 WIB

Berita Terkait

Panglima Hadi Anulir Mutasi Pati Dikritik Senior
Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Syarwan Hamid - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pembatalan mutasi 32 Pati oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto diprotes keras di kalangan purnawirawan TNI. Keputusan tersebut dinilai melecehkan Panglima TNI sebelumnya, dan institusi TNI.

Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Syarwan Hamid mengatakan, pembatalan mutasi 32 pati ini patut dipertanyakan. Sebab, mutasi Pati tersebut, sudah melalui proses di Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi TNI (Wanjakti TNI), yang dihadiri oleh sejumlah pihak, di antaranya Kepala Staf Umum TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Angkatan Laut,serta Angkatan Udara, Irjen TNI, Kabais TNI, Lemhannas, Kemenkopolhukam, dan Kemenhan.

"Saya meyakini putusan pembatalan ini tidak serta merta keinginan dari Panglima TNI Hadi sendiri. Tetapi ada perintah khusus, apakah itu dari pimpinan tertinggi dan kelompok tertentu, yang menginginkan mutasi tersebut dibatalkan," ujar Syarwan, Jakarta, Rabu (20/12/2017).

Menurutnya, pembatalan mutasi ini sama saja melecehkan atau penghinaan terhadap Panglima TNI sebelumnya. Termasuk melecehkan institusi TNI sendiri. "Sebagai senior TNI, saya menyesalkan dan prihatin. Pembatalan mutasi pati ini sangat tidak lazim di tubuh TNI," tegas mantan menteri era presiden BJ Habibie itu.

Lebih lanjut purnawiranan Letjen TNI AD ini mengatakan, ia melihat ada skenario besar dalam pembatalan mutasi pati secara cepat ini. "Ini bukan kelakukan lazim Panglima TNI. Dan tidak ada alasan moral dan tradisi dalam pembatalan mutasi di tubuh TNI paskah pergantian Panglima baru," tegas mantan Kasospol TNI ini.

Sementara itu, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo menghormati putusan Panglima TNI yang menganulir mutasi 32 pati tersebut. "Biar saja itu kewenangan dan hak preogratif Panglima TNI yang sekarang. Seperti yang saya sampaikan, saya tidak melantik agar beliau bisa menganalisa lagi, walau beliau ikut rapat dan memutuskannya " kata Gatot.

Seperti diketahui, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menganulir keputusan Panglima TNI sebelumnya, Jenderal Gatot Nurmantyo tentang mutasi perwira tinggi TNI.

Melalui Surat Keputusan Nomor Kep/982.1/XII/2017 tanggal 19 Desember 2017, Marsekal Hadi mengubah keputusan Panglima TNI sebelumnya bernomor Kep/982/XII/2017 tanggal 4 Desember 2017 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan Lingkungan TNI. Melalui keputusan itu, Panglima TNI menyatakan mutasi terhadap 32 Pati TNI tidak ada. [rok]

Komentar

Embed Widget
x