Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:05 WIB

Pabrik Sabu Cair, Polri Tak Mau Disebut Kecolongan

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Selasa, 19 Desember 2017 | 14:23 WIB

Berita Terkait

Pabrik Sabu Cair, Polri Tak Mau Disebut Kecolongan
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menampik tudingan bahwa aparat keamanan kecolongan dengan ditemukannya pabrik sabu di dalam Diskotik MG yang sudah berjalan 2 tahun.

"Itu kita melihat bukan suatu kecolongan, tapi keaktifan dari pada petugas, kalau petugasnya aktif pasti akan dapat banyak, kalau tidak aktif ya kurang," kata Setyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2017).

Meski begitu, Setyo menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi dengan jajaran BNN. Dia menginginkan adanya keaktifan dari anggotanya untuk bersikap pro aktif mendeteksi hiburan malam yang terindikasi adanya penyalahgunaan narkoba.

"Nanti kita evaluasi, karena kita memang kurang aktif atau bagaimana, karena kejahatan narkotika itu tergantung dari keaktifan polisi, kalau polisinya aktif kita akan dapat banyak, tapi kalau polisinya nggak aktif kita nggak dapat hasil," ujar Setyo.

Saat ditanyai wartawan apakah terindikasi adanya oknum yang bermain dalam menjalankan pabrik sabu di Diskotek MG, Setyo hanya menjawab secara normatif.

"Nanti kita lihat hasil penyelidikan," ungkap Setyo.

Seperti diketahui, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta menggerebek diskotek MG Club Internasional di Tubagus Angke, Jakarta Barat, pada Minggu (17/12). Diskotek MG diyakini BNN menjadi pabrik pembuatan sabu liquid.

Dalam kasus ini, BNN telah menetapkan 5 tersangka. Kelima tersangka antara lain Wa (43), Fer (23), DW (40), Mis (45), dan Fad (40). [ton]

Komentar

Embed Widget
x