Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 April 2018 | 20:37 WIB
 

Ketua DPR Ditetapkan Usai Munaslub Agar Legitimate

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 18 Desember 2017 | 06:03 WIB
Ketua DPR Ditetapkan Usai Munaslub Agar Legitimate
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Dewan Pakar Golkar Zainal Bintang mengatakan jika mengacu pada tradisi Tri Karya atau tiga organisasi kemasyarakatan pendiri Golkar, yakni Ormas MKGR, Soksi dan Kosgoro 57, Agus Gumiwang dan Bambang Soesatyo dianggap paling layak gantikan Setya Novanto sebagai Ketua DPR.

Agus Gumiwang sebagai kader Ormas MKGR dan Bambang Soesatyo dari Soksi. Satu-satunya alasan Partai Golkar menunda penetapan Ketua DPR yang baru setelah Munaslub adalah untuk menjaga legitimasi calon.

"Terkait adanya keputusan DPP Golkar menunda penetapan (Ketua DPR) dilakukan setelah Munaslub, semata-mata demi menjaga legitimasi calon, yang tentunya akan lebih afdol dan legitimated," katanya kepada INILAHCOM, Minggu (17/12/2017).

Selain itu, pertimbangan lain penundaan penetapan Ketua DPR yang baru karena setelah Munaslub, Partai Golkar akan memiliki Ketua Umum yang baru.

"Selain itu, juga didasari pertimbangan bahwa sesudah Munaslub Golkar sudah memiliki Ketua Umum baru pengganti Setya Novanto yang berhalangan tetap karena ditahan KPK atas dugaan terlibat korupsi KTP Elektronik yang merugikan negara yang ditaksir sebesar 2.3 T. Atas kejadian tersebut Setya Novanto diberhentikan dan rapat pleno Golkar menetapkan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum untuk mengantar Golkar menuju Munaslub," tandasnya.


Diketahui, pengganti Setya Novanto untuk menduduki kursi Ketua DPR RI sempat menjadi polemik di internal partai Golkar. Ini bermula setelah Novanto mengirimkan surat pengunduran diri dari Ketua DPR dan menunjuk Aziz Syamsuddin.

Hal tersebut buat Beringin sedikit bergejolak. Kader internal menolak langkah Novanto menunjuk Aziz Syamsuddin. Aziz pun batal dilantik menjadi ketua DPR menggantikan Novanto.

Saat ini, sejumlah nama yang akan disebut mampu menggantikan Novanto di Parlemen terus bermunculan. Nama Azis Syamsuddin, Bambang Soesatyo, Agus Gumiwang Kartasasmita hingga Fadel Muhammad disebut-sebut sebagai calon terkuat. [hpy]

Komentar

 
Embed Widget

x