Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 16 Juli 2018 | 21:30 WIB
 

Ketua DPR Baru Harus Sejalan Dengan Jokowi

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 18 Desember 2017 | 03:06 WIB
Ketua DPR Baru Harus Sejalan Dengan Jokowi
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Politikus partai Golkar Indra Bambang Utoyo mengatakan soal pengganti Setya Novanto sebagai ketua DPR sebaiknya dibicarakan setelah pelaksanaan Munaslub Partai Golkar.

"Pengganti ketua DPR, dengan mundurnya Setya Novanto, tentu lebih baik menunggu Ketua Umum baru yang nanti terpilih di Munaslub ini," katanya kepada INILAHCOM, Minggu (17/12/2017).

Mesi demikian ia menilai bukan hanya nama-nama yang belakangan muncul yang digadang dapat gantikan Novanto. Menurutnya seluruh anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) bisa jadi kandidat. Namun posisi Ketua Umum tetap akan jadi penentu.

"Sebetulnya semua anggota FPG itu punya kesempatan yang sama. Namun kita punya PO dan tata kerja. Kedudukan Ketua Umum itu dominan, karena terpilih melalui Munas. Jadi Ketum punya hak lebih. Nanti keputusan itu akan diplenokan dulu dan meminta pendapat Dewan Pembina," paparnya.

Ia juga menyebut salah satu hal yang akan jadi pertimbangan adalah tokoh Golkar yang akan duduk di kursi Ketua DPR harus sejalan dengan sejalan dengan calon Presiden dukungan Golkar, Joko Widodo.

"Selain itu Golkar kan mencalonkan pak Jokowi sebagai calon Presiden. Logikanya seorang Ketua DPR harus sejalan dengan Presiden dukungan Golkar. Jadi siapa yang paling berpeluang tunggu saja Ketua Umum hasil Munaslub ini," ulasnya.

Diketahui, pengganti Setya Novanto untuk menduduki kursi Ketua DPR RI sempat menjadi polemik di internal partai Golkar. Ini bermula setelah Novanto mengirimkan surat pengunduran diri dari Ketua DPR dan menunjuk Aziz Syamsuddin.

Hal tersebut buat Beringin sedikit bergejolak. Kader internal menolak langkah Novanto menunjuk Aziz Syamsuddin. Aziz pun batal dilantik menjadi ketua DPR menggantikan Novanto.

Saat ini, sejumlah nama yang akan disebut mampu menggantikan Novanto di Parlemen terus bermunculan. Nama Azis Syamsuddin, Bambang Soesatyo hingga Fadel Muhammad disebut-sebut sebagai calon terkuat. [hpy]

Komentar

x